x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Latih Terus Cara Berkomunikasi Orangtua Dengan Anak

Editor :

WARTALENTERA - Perkembangan era digital saat ini membuat orangtua harus waspada. Komunikasi orang tua kepada anak perlu terus dilatih untuk membangun hubungan yang sehat.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Theresia Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Si, Ph.D., Psikolog menilai kemampuan komunikasi orang tua perlu terus dilatih untuk membangun hubungan yang sehat dengan anak di tengah tantangan era digital saat ini. "Banyak orang tua tanpa sadar memiliki persoalan komunikasi karena tidak terbiasa mendengarkan maupun berdialog secara mendalam dengan orang lain," kata Novi di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, kebiasaan komunikasi masyarakat saat ini cenderung singkat, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan praktis sehingga kemampuan mendengarkan perlahan melemah.

Padahal, kata dia, anak membutuhkan orang tua yang mampu hadir dan mendengarkan cerita mereka dengan penuh perhatian. "Anak-anak itu tidak butuh dinasihati terus. Mereka butuh didengarkan,” katanya.

Novi menilai banyak orang tua terlalu cepat memberi nasihat atau instruksi dibanding membuka ruang dialog dengan anak.

Menurut dia, pola komunikasi seperti itu dapat membuat anak enggan terbuka karena merasa tidak benar-benar dipahami. "Jangan mudah menasihati karena itu menjadikan ruang tidak aman di rumah,” katanya.

Dia menjelaskan kemampuan komunikasi dan mendengarkan sebenarnya dapat terus dilatih, termasuk oleh orang dewasa. Latihan sederhana, lanjutnya, dapat dimulai dengan membiasakan diri mendengarkan cerita orang lain tanpa memotong pembicaraan atau merasa harus segera memberi solusi.

“Kita bisa latihan dengan benar-benar mendengarkan orang lain, bahkan ketika kita tidak punya kepentingan apa pun,” ujarnya.

Novi mengatakan kemampuan mendengarkan penting karena manusia pada dasarnya membutuhkan ruang untuk berbicara dan merasa diterima.

Dia juga menekankan perubahan pola komunikasi dalam keluarga perlu dimulai dari orang tua karena anak cenderung meniru kebiasaan yang mereka lihat sehari-hari. The change start from the parents,” katanya.

Menurut dia, komunikasi hangat dalam keluarga tidak terbentuk secara instan, tetapi membutuhkan kesadaran dan latihan yang dilakukan secara konsisten. (vit)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.