x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Ekspor Batu Bara RI ke China Turun 9%, Ini Beberapa Faktor Penyebabnya

Editor :

WARTALENTERA-Ditengarai akibat kelebihan pasokan (oversupply) batu bara dan ketidakpastian dari perang tarif AS-China, ekspor batu bara Indonesia ke China menurun 9% pada Maret 2025. Penurunan juga diduga terjadi usai pemberlakukan harga batubara acuan (HBA) mulai 1 Maret 2025.

HBA untuk ekspor ditetapkan dua kali (tanggal 1 dan 15) dalam sebulan seperti tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 80.K/MB.01/MEM.B/2025 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batu Bara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Maret Tahun 2025. Melansir Reuters, Senin (21/4/2025), tren ekspor batu bara Indonesia itu tercermin dari data impor batu bara China yang turun 9% menjadi 17,96 juta metrik ton pada Maret 2025.

Secara keseluruhan, impor batu bara China turun 6% pada bulan Maret. Namun, Indonesia masih jadi pemasok utama bagi China.

Sebab lainnya penurunan harga maupun kebutuhan batu bara juga dibayangi data pembangkit listrik termal China menurun pada Kuartal I-2024. Pembangkit listrik termal di China, yang sebagian besar berasal dari batu bara, mengalami penurunan sebesar 2,3% pada Maret dan 4,7% pada kuartal I-2024, menurut data resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS), pekan lalu.

Selain itu, sumber energi terbarukan meningkat. Pembangkit listrik tenaga air, yang merupakan sumber energi terbesar kedua di China, meningkat sebesar 9,5% menjadi 78,1 miliar kWh pada Maret.

Peningkatan pembangkit listrik dari tenaga air dan sumber energi terbarukan lainnya itu turut menjadi penyebab penurunan pembangkit listrik termal di China tersebut. Sebelumnya, Direktur Utama PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) Arsal Ismail sempat mengatakan, pihaknya mulai membidik ekspor ke Vietnam di tengah kondisi perang tarif Amerika Serikat-China.

"Baru-baru ini, kita sudah mulai masuk ke Vietnam. Untuk sampai dengan triwulan 1 (2025), kita masih bisa menjaga dan memenuhi permintaan dari kegiatan ekspor,” ulasnya dalam jumpa pers di Jakarta, pekan lalu. Hal tersebut, lanjutnya, merupakan salah satu strategi PTBA menyusul proyeksi adanya penurunan permintaan negara-negara tujuan ekspor Indonesia seperti China dan India yang diakibatkan kelebihan pasokan (oversupply) batu bara dan ketidakpastian dari perang tarif AS-China.

Ia pun tidak menampik bahwa prospek pasar batu bara dunia ada kelesuan. Namun, ia mengaku optimistis PTBA dapat menghadapi tantangan tersebut menyusul langkah pemerintah Indonesia untuk melakukan negosiasi.

"Perang tarif balas-membalas AS-China ini, Indonesia akan terkena dampaknya. Pemerintah sejauh ini sudah melakukan negosiasi dan melakukan berbagai macam terobosan sehingga dampaknya kepada kita paling tidak sudah bisa diantisipasi. Namun, dengan adanya (perang tarif AS-China), ketidakpastian masih terjadi. Terutama tujuan ekspor kita seperti China, India, Korea Selatan, kita masih ada kekhawatiran kalau kondisi ini terjadi terus-menerus, pertumbuhan ekonomi mereka melambat dan mempengaruhi permintaan batu bara,” bebernya panjang lebar. (sic)

Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.