x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Operasi Sindoor, India Luncurkan 80 Jet ke Pakistan

WARTALENTERA - Dalam Operasi Sindoor, India meluncurkan 80 jet ke Pakistan dalam waktu satu malam. Hal ini diungkapkan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

"Tadi malam, India dengan kesiapan penuh mengerahkan 80 jet dalam serangan tersebut dan menyerang enam lokasi di Pakistan, termasuk dua area di Azad Kashmir," kata Sharif dalam pernyataan di parlemen, Rabu (7/5/2025).

Sharif mengatakan ketika India memulai Operasi Sindoor, Pakistan yang telah bersiaga langsung merespons dengan menyerang balik jet-jet New Delhi. Setidaknya lima jet India berhasil dijatuhkan dalam tanggapan tersebut.

"Saat India mengerahkan jetnya, kami menyerang mereka dan menembak lima jet India beberapa diantaranya jatuh di Kashmir yang diduduki India dan satu di Bathinda," ucapnya.

Jet-jet yang berhasil ditembak jatuh Pakistan, kata Sharif, termasuk tiga jet jenis Rafale buatan Prancis. Ia menyampaikan kesiagaan Pakistan dalam menanggapi operasi militer India tak lepas dari bantuan Tuhan.

"Kami tak akan pernah bisa berterima kasih padanya karena ini adalah peperangan konvensional," ujar Sharif.

India meluncurkan Operasi Sindoor ke Pakistan, yang melibatkan sejumlah jet tempur dan drone. Menurut prajurit angkatan udara India Vyomika Singh, pihaknya menargetkan "sembilan kamp teroris" di Pakistan dalam operasi ini.

Serangan itu menewaskan delapan orang, termasuk anak-anak, dan melukai lebih dari 35 orang.

Pakistan pun membalas serangan India dengan menembak jatuh lima jet tempur, salah satunya Rafale dan Su-30. Belum ada komentar dari India mengenai klaim Pakistan ini.

Ketegangan kedua negara terjadi menyusul serangan militan pada 22 April di Kashmir yang dikuasai India yang menewaskan 26 turis, mayoritas asal India.

India menuding Pakistan terlibat dalam serangan tersebut. Pakistan telah membantah dan mendorong penyelidikan terbuka sebagai gantinya.

Pasca serangan, Kementerian Luar Negeri Pakistan memanggil perwakilan India untuk melayangkan protes keras terhadap New Delhi. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu