warta lentera great work
spot_img

Pemerintah AS Siap Sahkan Kebijakan Negara yang Hanya Akui Dua Jenis Kelamin

15.000 personel militer transgender terancam berhenti dari ketentaraan.

WARTALENTERA – Pemerintah AS (Amerika Serikat) siap mengesahkan kebijakan negara yang hanya mengakui dua jenis kelamin yakni wanita dan pria. Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump berjanji akan segera mengesahkan kebijakan negara tersebut.

“Di bawah pemerintahan Trump, hal itu akan menjadi kebijakan resmi Pemerintah AS bahwa hanya ada dua jenis kelamin – pria dan wanita. Tidak terdengar terlalu rumit, bukan?” ujar Trump dalam konferensi Turning Point Action di Arizona, yang mendapat tepuk tangan meriah dari peserta konferensi seperti dikutip dari Sputnik-Oana, Senin (23/12/2024).

Sebelumnya, surat kabar Times, yang mengutip sumber militer, melaporkan bahwa Trump berencana mengeluarkan perintah yang akan menyebabkan pemecatan semua personel militer transgender. Jika ini diberlakukan, sekitar 15.000 orang kemungkinan besar akan berhenti dari ketentaraan.

Sementara itu, pengusaha AS Elon Musk, yang akan ditunjuk Trump sebagai kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE), mendukung hukuman penjara seumur hidup bagi dokter yang melakukan operasi perubahan jenis kelamin kepada anak-anak.

Sebuah studi pada November yang dilakukan Associated Press menunjukkan bahwa separuh dari warga Amerika yakin bahwa dukungan terhadap hak transgender di AS sudah terlampau jauh. (inx)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular