WARTALENTERA – Zionis Israel sudah bertindak semena-mena. Mereka menerobos penutupan Masjid Al Aqsa dan melakukan ritual Talmud atau doa Talmud, kegiatan yang kerap dianggap provokatif, di dalam kompleks.
Sejumlah sumber lokal melaporkan bahwa puluhan pemukim menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa dan mengibarkan bendera Israel. Pada Selasa (21/4/2026) mereka menerobos masuk kompleks Masjid Al-Aqsa dengan dikawal ketat pasukan pendudukan Israel.
Selain itu, mereka juga melakukan ritual Talmud atau doa Talmud, kegiatan yang kerap dianggap provokatif, di dalam kompleks.
Sumber tersebut menambahkan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan gerakan “Bukit Bait Suci” telah menyebarkan seruan hasutan untuk memobilisasi para pemukim supaya menyerbu Masjid Al-Aqsa.
Lebih parahnya lagi, seruan itu juga mencakup ajakan pengibaran bendera Israel di halaman masjid, khususnya Rabu mendatang, dengan dalih “Hari Kemerdekaan”. Pemerintah Provinsi Yerusalem menilai serius serangan-serangan ini, menganggapnya sebagai serangan langsung terhadap kesucian masjid sekaligus sebagai upaya untuk memaksakan realitas Yahudi secara paksa.
Sebelumnya, zionis Israel telah menutup Masjid Al Aqsa sejak Febuari 2026 silam. Mereka berdalih karena faktor keamanan selama perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Akibatnya, warga muslim Palestina yang bermukim di Yerusalem terpaksa salat Jumat di jalanan bahkan mereka salat Idul Fitri juga di tengah jalan. (vit)


