WARTALENTERA-PAP atau Partai Tindakan Rakyat, partai penguasa Singapura, kembali menang atas partai lawan politiknya dalam Pemilu Singapura yang berlangsung, Sabtu (3/5/2025) kemarin, sehingga membawa PM Lawrence Wong kembali berkuasa. PAP mempertahankan mayoritas besar di parlemen negara Singa itu, setelah memenangkan 87 dari 97 kursi parlemen dalam pemilu legislatif.
Melansir CNA, Minggu (4/5/2025), partai oposisi utama Singapura, Partai Pekerja (WP), mempertahankan 10 kursi. Sampel hasil pemilu yang dilaporkan The Straits Times juga menyatakan WP memenangi 10 kursi parlemen.
Sekitar 82 persen pemilih atau 2.164.593 orang menggunakan hak pilih hingga pukul 5 sore waktu setempat. Kemarin, TPS dibuka pukul 8 pagi hingga 8 malam waktu setempat.
PM Lawrence Wong yang berasal dari PAP menyatakan terima kasih kepada para pemilih usai partainya kembali memenangi pemilu. Sebanyak 211 calon anggota legislatif dari 11 partai politik memperebutkan 97 kursi di Parlemen Singapura dalam pemilu kali ini.
Partai penguasa, PAP, berupaya mempertahankan kekuasaannya yang tidak pernah beralih ke partai lain sejak kemerdekaan Singapura tahun 1965. Warga Singapura wajib menggunakan hak pilih dalam pemilu dan menurut data resmi, rata-rata jumlah pemilih yang memilih pada pemilu sejak 2001 mencapai 94,2 persen.
PAP yang tidak pernah kalah dalam 13 pemilu legislatif sejak kemerdekaan negara jiran Indonesia dan Malaysia ini menjadi satu-satunya parpol yang mengajukan calon legislatif di semua daerah pemilihan Singapura. Selain WP yang bersaing untuk mendapat 26 kursi parlemen, hanya ada enam partai lain yang masing-masing mencalonkan anggotanya untuk lebih dari 10 kursi parlemen.
Para caleg dalam pemilu itu memperebutkan 97 kursi yang tersebar di 33 wilayah pemilihan yang terdiri dari 17 konstituensi perwakilan kelompok (GRC) yang diwakili 4–5 anggota legislatif dari partai yang sama dan 15 konstituensi yang diwakili satu anggota legislatif. Wong menyebut hasil ini sebagai “mandat yang jelas dan kuat” dari rakyat Singapura.
Ia menekankan bahwa kemenangan ini memberikan stabilitas politik yang diperlukan untuk menghadapi tantangan global dan ekonomi yang sedang berlangsung. “Hasil ini akan menempatkan Singapura pada posisi yang lebih baik untuk menghadapi dunia yang penuh gejolak ini. Ini adalah sinyal yang jelas tentang kepercayaan, stabilitas, dan keyakinan terhadap pemerintah Anda,” kata Wong, bangga.
“Warga Singapura juga dapat memperoleh kekuatan dari ini dan menatap masa depan kita dengan percaya diri,” ucapnya lagi. Sementara itu, Partai Pekerja (WP) berhasil mempertahankan 10 kursi yang telah dimilikinya, serta memperoleh dua kursi Anggota Parlemen Non-Daerah Pemilihan (NCMP) berdasarkan kinerja terbaik dari calon yang kalah. Dengan demikian, WP akan memiliki total 12 kursi di parlemen, jumlah terbesar dalam sejarah partai tersebut.
Tingkat partisipasi pemilih tercatat mencapai 92,47 persen, dengan lebih dari 2,6 juta warga Singapura memberikan suara mereka. Hasil resmi diumumkan pada Minggu pagi, hampir enam jam setelah pemungutan suara ditutup. (sic)


