warta lentera great work
spot_img

Sosok Ikonik Itu Kini Tiada, Ozzy Osbourne Meninggal Dunia pada Usia 76 Tahun

Mendiang adalah sosok penting dalam sejarah musik heavy metal.

WARTALENTERA-Sosok ikonik itu kini tiada, Ozzy Osbourne meninggal dunia pada usia 76 tahun. Eks vokalis band heavy metal, Black Sabbath itu tutup usia, Selasa (22/7/2025).

Kepergiannya itu terjadi beberapa pekan setelah tampil dalam pertunjukan perpisahan band legendaris tersebut di Inggris. Dikenal luas sebagai Prince of Darkness atau Pangeran Kegelapan, Osbourne adalah sosok penting dalam sejarah musik heavy metal.

Keluarga Osbourne menyampaikan kabar duka dengan pernyataan menyentuh. “Dengan kesedihan yang tak terlukiskan, kami harus melaporkan bahwa Ozzy tercinta kami telah meninggal dunia pagi ini. Beliau bersama keluarganya dan dikelilingi oleh cinta,” ulas pernyataan resmi keluarga.

Osbourne diketahui menderita penyakit Parkinson sejak 2020, dan sempat mengalami cedera tulang belakang serius akibat kecelakaan pada 2018, yang memaksanya pensiun dari tur pada 2023. Kematian Ozzy Osbourne menandai berakhirnya era emas heavy metal yang telah ia bangun selama lebih dari setengah abad.

Meski tubuhnya telah tiada, warisan musik dan semangatnya akan terus bergema dalam jiwa para penggemar metal di seluruh dunia. Kariernya membentang selama lebih dari lima dekade, menghasilkan lagu-lagu ikonis seperti Crazy Train yang dibuka dengan teriakan khas, “All aboard! Hahahahaha!”

Kekayaan Ozzy

Menurut situs Celebrity Net Worth, dikutip Rabu (23/7/2025), kekayaan bersih Ozzy Osbourne saat wafat mencapai USD220 juta atau sekitar Rp3,6 triliun.

Jumlah tersebut merupakan gabungan aset pribadi dan kekayaan bersama dengan sang istri sekaligus manajernya, Sharon Osbourne. Sumber kekayaannya tak hanya berasal dari musik.

Osbourne juga dikenal sebagai penulis, aktor, produser televisi, dan pengisi suara. Popularitasnya semakin melejit berkat acara realitas keluarga The Osbournes yang sempat populer di awal 2000-an.

Sepanjang kariernya, Ozzy telah menerima berbagai penghargaan bergengsi. Ia dilantik ke dalam Rock and Roll Hall of Fame dua kali, pertama sebagai anggota Black Sabbath pada 2006, lalu sebagai artis solo pada 2024.

Keberhasilannya sebagai solois bahkan kerap dianggap melebihi kejayaannya bersama Black Sabbath. Ia mampu membentuk citra yang konsisten dan mengembangkan basis penggemar lintas generasi. (sic)

 

 

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular