warta lentera great work
spot_img

Taiwan Tempati Peringkat ke-6 Dunia dan Ranking 1 di Asia dalam Hal Kesetaraan Gender

WARTALENTERA – Isu kesetaraan gender seringkali menjadi fokus pembahasan dunia internasional. Menurut Indeks Norma Sosial Gender (SIGI) OECD 2025, Taiwan menempati peringkat ke-6 dunia dan yang pertama di Asia dalam hal kesetaraan gender.

Sejak Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW) diadopsi sebagai hukum domestik pada 2012, Taiwan terus melakukan reformasi kebijakan dan hukum untuk memperkuat kesetaraan gender.

Hal ini disampaikan Wakil Presiden Hsiao Bi-khim dalam acara “Taiwan Women’s Power Cultural Night” di Kantor Perwakilan Taiwan di New York, belum lama ini. Acara tersebut digelar Kementerian Luar Negeri Taiwan (MOFA) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Taiwan Gender Equality Week.

Hsiao Bi-khim dengan bangga menyampaikan berbagai pencapaian Taiwan dalam mendorong kesetaraan gender kepada masyarakat internasional. Wapres Hsiao menegaskan Taiwan akan terus bekerja sama dengan mitra internasional untuk mempromosikan hak perempuan dan nilai-nilai hak asasi manusia.

“Taiwan juga meluncurkan Rencana Aksi Nasional Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender pada 2025,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Warta Lentera, Senin (23/3/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Kantor Perwakilan Taiwan di New York, Duta Besar Lee Chih-chiang, menyatakan bahwa Taiwan telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam mempromosikan kesetaraan gender.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres pada Hari Perempuan Internasional tahun ini menyebutkan bahwa perempuan di dunia masih hanya menikmati sekitar 64 persen perlindungan hak hukum dibandingkan laki-laki.

Untuk itu, Taiwan berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai negara guna mengurangi kesenjangan tersebut dan memajukan kesetaraan gender.

Selain diskusi dan pidato, acara tersebut juga menampilkan pertunjukan musik jazz dari musisi Taiwan serta pameran bertema “Taiwan Women’s Power Exhibition” yang menampilkan simbol anggrek sebagai representasi kekuatan dan keberagaman perempuan Taiwan.

Rangkaian kegiatan Taiwan Gender Equality Week berlangsung bersamaan dengan sidang tahunan Komisi Status Perempuan PBB (CSW) di New York. Tahun ini, Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Taiwan dan pemerintah daerah juga menyelenggarakan lebih dari 30 forum paralel NGO di New York untuk mempromosikan isu kesetaraan gender kepada komunitas internasional.

Acara ini dihadiri lebih dari seratus tamu, termasuk pejabat dari negara sahabat seperti Menteri Kesetaraan Saint Lucia Emma Hippolyte, Menteri Urusan Keluarga dan Gender Saint Vincent and the Grenadines Laverne Gibson-Velox, serta Utusan Khusus Tuvalu Eselealofa Apinelu. Para tamu juga berasal dari komunitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), negara-negara mitra, serta organisasi non-pemerintah (NGO). (inx)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular