WARTALENTERA – PT Timah Karya Persada Properti (TKPP) atau Timah Properti, anak perusahaan BUMN PT Timah Tbk., menghadirkan klaster baru: Alexandrite. Ini merupakan klaster kesembilan dari pengembangan kawasan Familia Urban milik PT Timah Tbk., seluas 176 hektare di Kota Bekasi.
Direktur Utama TKPP Abdul Kamaroes mengatakan hingga saat ini, sebanyak 34 hektare telah dikembangkan menjadi kawasan hunian terintegrasi.
“Alexandrite adalah klaster terakhir dari fase pengembangan pertama kami. Hunian ini dirancang dengan mempertimbangkan kenyamanan, keamanan, serta lingkungan yang sehat bagi keluarga modern,” ujar Kamaroes saat Grand Opening klaster Alexandrite, Jumat (16/5/2025).
Dijelaskan, Alexandrite hadir dengan pendekatan arsitektur bertema “Beauty of Belen”, perpaduan desain Eropa kontemporer yang estetik dan fungsional. Ini merupakan peralihan gaya dari konsep sebelumnya yang mengusung minimalis (2017–2020) dan Skandinavia (2022–2024).
“Tahun ini kami mengusung nuansa Eropa yang lebih elegan dan timeless, cocok untuk keluarga muda maupun pasangan mapan yang mencari hunian berkelas,” tambah Kamaroes.
Untuk menunjang kenyamanan penghuni, cluster ini dilengkapi dengan fasilitas clubhouse, kolam renang, area bermain anak, playground, serta jalan lingkungan dengan ROW 8-10 meter. TKPP juga mengusung prinsip keberlanjutan dengan program penanaman 1.000 pohon sebagai bagian dari pengembangan hijau di kawasan tersebut.
“Kami ingin Alexandrite menjadi hunian yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sehat secara ekosistem,” kata Kamaroes.
Salah satu keunggulan kawasan Familia Urban lainnya adalah sistem tata air yang telah terbukti menjaga kawasan dari banjir. TKPP menyiapkan danau resapan seluas 2,4 hektare yang berada di sisi utara kawasan, sekaligus menjadi pusat pengembangan fasilitas publik ke depan.
“Kami sudah menyiapkan lokasi untuk rumah sakit, pusat perbelanjaan (mal), dan sekolah di sekitar danau tersebut. Semua ini sudah masuk dalam master plan jangka panjang,” ungkap Kamaroes.
Kehadiran klaster Alexandrite ini guna memenuhi kebutuhan pasar masyarakat akan tempat tinggal. Properti di Familia Urban ini merupakan proyek permukiman dengan skala luas nomor dua yang ada di Kota Bekasi.
Sejak diluncurkan pada 2017 lalu, Timah Properti telah membangun lebih dari 1.800 unit rumah dan progres itu terus berjalan hingga saat ini.
“Klaster Alexandrite merupakan klaster kesembilan dan menjadi bukti komitmen Timah Properti untuk menghadirkan hunian yang berkualitas,” ujar Direktur Pengembangan PT Timah Tbk. Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara.
Suhendra menambahkan, klaster Alexandrite menjadi kawasan yang paling premium dengan utilitas bawah tanah (underground).
“Dengan luas pengembangan 4,7 hektare, total unit rumah yang dipasarkan mencapai 305 unit rumah dua lantai,” ujarnya.
Kawasannya juga menyediakan danau seluas 2.167 m2. Ada enam tipe rumah 1-2 lantai yang ditawarkan dengan lebar 5-9 meter. Yang terkecil (1 lantai) tipe 65/72 sementara sisanya 2 lantai dengan tipe 60/60, 65/72, 80/84, 92/96, dan 105/108.
Desainnya ditata apik untuk menghasilkan lingkungan asri dan ideal digunakan berjalan kaki. Antar klasternya dibuat terhubung dengan pedestrian yang nyaman dan di beberapa titik disediakan pound untuk resapan sekaligus paru-paru kawasan.
Sementara itu, Staf Ahli Direksi Timah Properti, Chaerudin mengatakan, pengembangan Familia Urban telah mencakup sekitar 34 hektar dari total luas kawasannya dan dengan seribuan rumah yang telah dibangun berbagai fasilitas maupun infrastruktur penunjang terus dibangun.
“Adapun konsep Familia Urban ini untuk menjadi kawasan hunian yang ramah anak, ramah keluarga, dan ramah lingkungan,” ujar Chaerudin.
Project Manager Realty Timah Properti Eko Cahyono mengatakan, bahwa Familia Urban pertama kali dipasarkan tahun 2017 lalu dengan rumah tipe 36/72.
“Peningkatan harga yang pesat itu tidak terlepas dari perkembangan area Kota Bekasi. Hal itu berdampak pada peningkatan investasi di Familia Urban,” ujar Eko.
Sementara itu Staf Ahli Direksi Timah Properti Ika Korniawati menambahkan, aksesibilitas ke Familia Urban kian mudah dengan adanya beberapa pintu tol seperti tol Bekasi Timur (6 km), tol Bekasi Barat (9,3 km), dan tol Tambun (11 km).
“Selain itu ada banyak fasilitas kota di dalam koridor 5-10 km seperti Stasiun LRT Bekasi, Metropolitan Mall, rumah sakit, pasar modern, dan sebagainya,” kata Ika. (inx)


