WARTALENTERA – Film animasi berjudul Flow wajib jadi tontonan pecinta kucing. Film yang disutradarai sineas asal Latvia, Gints Zilbalodis memiliki daya pikat yang terpancar dari segi cerita sampai suguhan animasinya.
Visual Flow mencuri perhatian berkat gaya animasi bernuansa lukisan atau painterly style. Teknik ini menciptakan ilusi CGI seperti goresan tangan manusia, memberikan kesan visual yang kasar tetapi indah.
Namun, ada yang lebih spesial dari Flow, yaitu keputusan berani Zilbalodis untuk menghadirkan cerita tanpa dialog. Pendekatan ini terasa wajar mengingat karakter-karakter utamanya adalah hewan. Mulai dari kucing hitam, kapibara, lemur, burung sekretaris, hingga anjing golden retriever.
Sinopsis Film
Cerita Flow berpusat pada perjuangan kucing hitam yang menghadapi ketakutannya terhadap air di tengah bencana banjir. Dalam perjalanan itu, ia belajar bekerja sama dengan hewan lain demi bertahan hidup.
Perubahan hubungan mereka, dari ketakutan hingga harmoni tercermin melalui visual air yang awalnya tampak ganas namun perlahan menjadi tenang. Zilbalodis menyampaikan lapisan makna mendalam di balik cerita Flow.
Film ini menggambarkan kekuatan alam dan bagaimana kehidupan tetap berjalan meski manusia tidak lagi menjadi bagian darinya. Lebih jauh, film ini mencoba berbicara tentang ketakutan yang dihadapi setiap karakter-karakter.
Flow bukan hanya film animasi. Ini adalah pengalaman penuh kehangatan yang mengajak penonton melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda. Daya tarik visual dan makna filosofisnya menjadikan Flow sebuah mahakarya.


