WARTALENTERA-Oracle Corp, tengah mempertimbangkan ide untuk investasi dan membuka pusat layanan cloud di Batam. Sebelumnya, awal Oktober 2024, Oracle mengumumkan rencananya untuk menginvestasikan lebih dari USD6,5 miliar dalam pembangunan wilayah cloud publik pertamanya di Malaysia.
Melansir Reuters yang mengutip Bloomberg News, Kamis (15/5/2025), berdasarkan informasi dari sumber yang mengetahui hal tersebut, Nongsa Digital Park di Batam dipilih sebagai lokasi utama karena statusnya sebagai “zona perdagangan bebas”. Selain itu, lokasinya yang dekat dengan Singapura dan Malaysia membuatnya ideal untuk mendukung rencana Oracle mengembangkan layanan cloud serupa di kawasan tersebut.
Oracle, Kementerian Investasi, dan Kementerian Komunikasi belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters. Namun, dipastikan, bahwa perusahaan raksasa tersebut memang berencana melanjutkan ekspansinya di seluruh Asia, dengan lebih banyak pusat data dan proyek infrastruktur yang akan dibangun.
“Dari Jepang hingga Selandia Baru, hingga India,” ujar Wakil Presiden Eksekutif Oracle untuk Jepang dan Asia Pasifik Garrett Ilg, dalam sebuah pernyataan kepada Reuters sebelumnya. Menurut situs webnya, Oracle juga mengoperasikan dua fasilitas komputasi awan di Singapura dan saat ini memiliki 50 wilayah cloud publik di 24 negara. (sic)


