warta lentera great work
spot_img

Air India Jatuh dan Meledak, 1 Penumpang Selamat

WARTALENTERA – Baru lima menit lepas landas, pesawat Air India jatuh di kawasan permukiman Meghani Nagar, dan kemudian meledak. Dari seluruh penumpang yang berjumlah 242, satu diantaranya berhasil selamat setelah melompat dari pesawat yang terbakar.

Penumpang yang selamat itu Bernama Vishwash Kumar Ramesh (40). Vishwash menjadi penumpang Air India karena akan pulang ke Inggris bersama kakaknya bernama Ajay Kumar Ramesh (45).

Dilansir The Sun, Jumat (13/6/2025), Vishwas mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya. Sementara saudaranya diduga tewas.

Dalam video yang beredar, Vishwash terlihat berjalan menjauh dari lokasi jatuhnya pesawat Air India yang menuju London itu. Dikerumuni oleh warga setempat, ia terlihat berjalan menuju ambulans dengan darah di wajahnya.

Vishwash yang kemudian dirawat di rumah sakit, kepada Hindustan Times, mengatakan bahwa dirinya mendengar suara keras tak lama setelah pesawat lepas landas. Sesaat kemudian pesawat pun jatuh.

“Semuanya terjadi begitu cepat,” katanya.

“Ketika saya bangun, ada mayat-mayat di sekeliling saya. Saya takut. Saya berdiri dan berlari. Ada serpihan pesawat di sekeliling saya,” ujarnya lagi.

“Seseorang memegang saya dan memasukkan saya ke dalam ambulans dan membawa saya ke rumah sakit,” imbuhnya.

Selamatnya Vishwash diketahui setelah polisi melakukan revisi jumlah korban.

Sebelumnya, pihak kepolisian sempat mengumumkan bahwa tidak ada korban selamat dalam insiden jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad, Gujarat, India, pada Kamis (12/6/2025) siang waktu setempat.

Komisioner Polisi Ahmedabad, G.S Malik sempat menyebut 242 penumpang yang berada di pesawat jenis Boeing tersebut tidak ada yang selamat. “Tidak ada yang selamat dalam kecelakaan tersebut,” kata Malik, dikutip dari Associated Press (AP).

Pihak maskapai mengungkapkan penumpang dan awak dari pesawat tersebut berasal dari beberapa negara yaitu India, Inggris, Kanada, dan Portugal.

“Penerbangan yang berangkat dari Ahmedabad pada pukul 13.38 ini membawa 242 penumpang dan awak pesawat dengan pesawat Boeing 787-8.”

“Dari jumlah tersebut, 169 orang merupakan warga negara India, 53 orang warga negara Inggris, satu orang warga negara Kanada, dan tujuh orang warga negara Portugal,” demikian pernyataan resmi dari Air India, dikutip dari Indianewstv.com.

Sementara, menurut data yang diperoleh dari Ditjen Penerbangan India, 242 orang yang berada di pesawat tersebut terdiri dari dua pilot, 10 kru kabin, dan 230 penumpang.

Adapun pilot utama dari pesawat tersebut bernama Kapten Sumeet Sabharwal yang telah memiliki pengalaman terbang hingga 8.200 jam.

Kemudian, ko-pilotnya bernama Clive Kundar yang telah berpengalaman selama 1.100 jam penerbangan.

5 warga jadi korban tewas di lokasi jatuhnya pesawat

Tak hanya penumpang, mahasiswa kedokteran yang tengah istirahat makan siang di asrama milik BJ Medical College turut tewas. Dikutip dari NDTV, setidaknya ada lima mahasiswa kedokteran yang meninggal dunia.

Selain itu, dilaporkan pula bahwa 40 mahasiswa kedokteran lainnya mengalami luka-luka.Hal ini disampaikan oleh dokter yang menjadi korban luka bernama Dr. Shyam Govind.

“Saya dan dokter junior juga terluka. Sekitar 30-40 mahasiswa kedokteran mengalami luka-luka dan satu atau dua mahasiswa kritis,” katanya.

Sementara, ibu dari salah satu mahasiswa kedokteran bernama Ramila yang berada di asrama tersebut, mengungkapkan putranya tengah istirahat makan siang saat insiden tersebut.

Ramila mengatakan sang anak langsung melompat dari lantai dua gedung untuk menyelamatkan diri. Akibatnya, anak Ramila mengalami luka-luka.

“Anak saya pergi ke asrama saat istirahat makan siang, dan pesawat jatuh di sana. Anak saya selamat, dan saya telah berbicara dengannya. Ia melompat dari lantai dua, jadi ia menderita beberapa luka,” kata Ramila.

Adapun adanya korban tewas dari mahasiswa kedokteran karena pesawat Air India menabrak asrama milik BJ Medical College tersebut. (inx)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular