WARTALENTERA-Karir global, lidah lokal, gelandang anyar Manchester City, Tijjani Reijnders ternyata penyuka nasi goreng. Sebagai pesepakbola berdarah Indonesia, lidah Tijjani ternyata sangat melokal.
Dalam sebuah wawancara santai yang diunggah akun Instagram resmi Man City, dikutip Sabtu (14/6/2025), pemain asal Belanda itu menyebut nasi goreng sebagai makanan favoritnya. “What is your favourite food? Nasi goreng,” ucap Tijjani singkat dengan senyum khasnya dikutip dari akun Instagram @mancity.
Nasi goreng merupakan salah satu makanan ikonik Indonesia yang terdiri atas nasi yang digoreng dan dicampur dengan bumbu-bumbu, seperti bawang merah, bawang putih, kecap manis dan rempah-rempah. Nasi goreng dapat disajikan dengan berbagai tambahan, seperti telur, daging, sayuran, dan kerupuk.
Jawaban Tijjani saat ditanya soal menu favorit ini menyulut euforia besar, terutama di kalangan netizen Indonesia dan Asia Tenggara. Mereka ramai-ramai membanjiri kolom komentar dengan emoji, pujian, hingga candaan bangga soal kuliner khas Tanah Air.
Pasalnya, di tengah nilai transfer fantastis yang kabarnya mencapai Rp1,3 triliun, Tijjani tetap menunjukkan sisi sederhana lewat selera makannya.
Tak hanya perkara makanan, Tijjani juga mengaku nilai-nilai Indonesia tertanam kuat di keluarganya. “Pertama-tama, keluarga adalah yang terpenting dalam kultur tersebut (Indonesia, Red). Itu juga yang diajarkan ibu kepada kami. Bahkan, ini sudah diwariskan sejak zaman kakek dari pihak ibu. Jadi, itu yang paling utama,” imbuh Tijjani.
Tak hanya soal keluarga, pria kelahiran Zwolle itu juga menekankan pentingnya kerendahan hati. Nilai itu menjadi salah satu prinsip utama dalam hidupnya.
“Juga untuk bersikap rendah hati, tidak merasa lebih baik dari orang lain yang mungkin berada di bawah Anda. Hal-hal seperti ini sudah diajarkan sejak kecil,” lanjutnya.
Tijjani merupakan kakak dari Eliano Reijnders, pemain keturunan yang kini membela Timnas Indonesia. Keduanya lahir dari darah Indonesia yang diwarisi sang ibu, Angelina Lekatompessy, perempuan asal Maluku.
Nama lengkapnya pun tak bisa lepas dari akar Indonesia, Tijjani Martinus Jan Reijnders Lekatompessy. Ia juga merupakan putra dari mantan pesepak bola Belanda, Martin Reijnders.
Tijjani resmi bergabung dengan Manchester City dari AC Milan dengan mahar 55 juta euro. Ia dikontrak hingga 2030 sebagai bagian dari proyek regenerasi skuad The Citizens, yang musim lalu gagal meraih gelar besar.
Langkah City mendatangkan Reijnders tak hanya menjadi investasi di atas lapangan, tapi juga menambah warna di ruang ganti. Pemain dengan karakter kuat dan nilai budaya mendalam bisa menjadi kunci dalam membangun ulang kejayaan. (sic)


