Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tembus 5 Persen

Reporter : Sicillia Tan
Ilustrasi.

WARTALENTERA-Ekonomi Indonesia diproyeksi capai 5 persen. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 berada pada kisaran 4,6 persen hingga 5,4 persen dengan peluang menembus level atas kisaran tersebut.

Optimistis ini didukung kuatnya investasi, konsumsi rumah tangga, ekspor, serta belanja pemerintah. "Secara keseluruhan, 2025 ini masih akan tumbuh kisarannya 4,6 persen sampai 5,4 persen. Itu berada di atas titik tengah,” ujar Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juli Budi Winantya dalam diskusi bersama wartawan di Yogyakarta, dikutip Sabtu (23/8/2025).

Baca juga: Rupiah Terus Tergerus, Tembus Rp17.529 per USD

Realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 tercatat 5,12 persen (year on year). Sumber pertumbuhan utama berasal dari penanaman modal dalam negeri, konsumsi rumah tangga yang meningkat seiring mobilitas, serta ekspor barang dan jasa, termasuk sektor pariwisata.

Dari sisi produksi, industri pengolahan tumbuh 5,98 persen, perdagangan 5,37 persen, sedangkan sektor informasi dan komunikasi mencatat pertumbuhan tertinggi 7,9 persen. “Ekspor kita tumbuh tinggi, baik barang maupun jasa, terutama dari kunjungan wisatawan mancanegara,” ungkapnya lagi.

Untuk menopang perekonomian, BI telah menurunkan suku bunga acuan lima kali sejak September 2024 hingga Agustus 2025, masing-masing sebesar 20 basis poin. Selain itu, BI memberikan insentif makroprudensial guna menambah likuiditas.

Baca juga: Daya Beli Rakyat Terjun Bebas, Mimpi Punya Rumah di Ambang Kolaps

Dari sisi fiskal, peningkatan belanja pemerintah turut memperkuat permintaan domestik. Penurunan tarif perdagangan oleh mitra dagang seperti Amerika Serikat juga meningkatkan daya saing ekspor nasional.

Cadangan devisa Indonesia tetap solid, mencapai USD152 miliar pada Juli 2025 atau setara 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini jauh di atas standar kecukupan internasional. (sic)

Baca juga: Komoditas Global Tertekan, Konsumen Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja

Editor : Sicillia Tan

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru