WARTALENTERA-Audiensi dengan Bupati Malang, Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) bahas tiga hal penting, Selasa (29/7/2025). Audiensi yang dihadiri Bupati Malang Sanusi dan jajarannya, serta Ketua Umum INTI Teddy Sugianto bersama sejumlah pengurus INTI, membahas tentang peluang sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata jadi program kerja sama investasi unggulan.
Ketua Umum INTI Teddy Sugianto didampingi Sekjen INTI Candra Jap secara khusus datang dari Jakarta dengan membawa tiga orang investor dari China. Hadir pula Ketua INTI Jawa Timur Stephanus Budy Widjaja Subali, bersama Wakil Ketua Agus Endra dan Ketua INTI Malang Wahyudi Winarjo beserta jajaran pengurus.
Bupati Sanusi didampingi oleh segenap jajaran Organisasi Perangkat Daerah menyambut baik kedatangan delegasi pengurus INTI beserta calon investor dari China. Pada kesempatan tersebut, Sanusi menyampaikan ada tiga sektor yang selama ini menjadi unggulan Kabupaten Malang yaitu perikanan, pertanian, dan pariwisata.
“Hasil pertanian serta perikanan laut dan darat sudah melimpah, namun jika bisa ditambah dengan kemajuan teknologi dari China tentu akan semakin luar biasa,” ucap Sanusi. Demikian juga sektor pariwisata, kabupaten Malang di selatan terdapat banyak pantai yang memiliki keindahan alami.
Sementara di utara terdapat kawasan Taman Nasional Gunung Bromo-Tengger-Semeru sudah dikenal dunia keindahannya. “Jika ketiga sektor unggulan ini dengan bantuan INTI mendapat sentuhan investor, tentunya akan memberikan banyak kemajuan untuk Kabupaten Malang,” harapnya.

Teddy menyampaikan, maksud kedatangannya memang untuk mendengarkan langsung informasi detail mengenai potensi investasi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Malang oleh calon investor. “Semoga INTI dapat menjadi jembatan dalam memajukan kabupaten Malang khususnya dengan mendatangkan investor dari Tiongkok,” ulasnya.
Pertemuan ditutup dengan pembentukan tim kerja yang terdiri dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Malang dan pengurus Perhimpunan INTI yang akan menindaklanjuti hasil audiensi. (sic)


