WARTALENTERA-Bertemu lawan kuat, timnas Indonesia U-17 bakal bersaing dengan Brasil di Piala Dunia U-17, usai memastikan diri berada di Grup H bersama dengan Honduras dan Zambia. Hasil tersebut diketahui, usai FIFA melakukan undian grup Senin (26/5/2025) di Doha, Qatar.
Ini menjadi partisipasi kedua secara beruntun bagi Indonesia di ajang Piala Dunia kelompok umur ini, setelah sebelumnya tampil sebagai tuan rumah pada edisi 2023. Kali ini, perjuangan Indonesia akan lebih berat karena harus bersaing di fase grup melawan negara-negara yang punya tradisi kuat di sepak bola usia muda.
Piala Dunia U-17 2025 akan digelar di Qatar pada 3-27 November 2025. Ada total 48 negara peserta dibagi ke dalam 12 grup berisi empat tim.
Format yang digunakan adalah sistem satu pertemuan (single round robin), di mana setiap tim hanya bertemu sekali. Dua tim teratas dari masing-masing grup serta delapan peringkat ketiga terbaik akan lolos ke babak 32 besar.
Indonesia dijadwalkan membuka perjalanan di turnamen ini dengan menghadapi Zambia, Selasa, 4 November 2025. Laga besar melawan raksasa Amerika Selatan, Brasil, akan berlangsung pada Jumat, 7 November 2025.
Kemudian, Indonesia menutup fase grup dengan menghadapi Honduras pada Senin, 10 November 2025. Brasil menjadi lawan yang paling mencolok di Grup H.
Tim Samba U-17 dikenal sebagai salah satu kekuatan besar di level usia muda dengan prestasi moncer di berbagai edisi Piala Dunia. Sementara Honduras dan Zambia juga tidak bisa dianggap remeh karena keduanya punya pengalaman dan kekuatan fisik yang tangguh.
Dengan hanya dua tim teratas dan delapan tim posisi ketiga terbaik yang akan lolos, Timnas Indonesia harus tampil habis-habisan sejak laga pertama. Peluang lolos masih terbuka, namun konsistensi dan kesiapan fisik serta mental akan jadi kunci utama.
Merespons timnas Indonesia yang akan berhadapan dengan Brasil, pelatih timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, angkat bicara soal hasil undian babak penyisihan grup Piala Dunia U-17 2025. Indonesia tergabung di Grup H bersama raksasa Amerika Selatan Brasil, serta dua tim tangguh lainnya, Honduras dan Zambia.
Nova menyaksikan langsung proses drawing yang digelar di Qatar, Senin (26/5/2025) dini hari. Ia menyebut grup ini sebagai tantangan berat bagi skuad Garuda Muda.
“Bersyukur bisa hadir langsung di momen drawing hari ini. Kami satu grup dengan Brasil, Honduras, dan Zambia, jelas ini bukan grup yang mudah karena semua punya kualitas. Terutama Brasil, yang menjadi lawan paling diwaspadai,” kata Nova dalam unggahan Instagram pribadinya, dikutip Senin (26/5/2025).
Brasil datang ke turnamen dengan status juara Piala Amerika Selatan U-17 2025 dan merupakan langganan semifinalis bahkan juara di level U-17. Mereka telah lima kali menjadi kampiun, hanya terpaut satu gelar dari Nigeria sebagai tim tersukses sepanjang sejarah Piala Dunia U-17.
Meski demikian, Nova menolak timnya merasa inferior. Ia menekankan pentingnya kekuatan mental dan semangat juang sebagai modal utama dalam persaingan grup.
“Saya harap para pemain punya mental yang kuat. Dalam 90 menit sepak bola, semua bisa terjadi. Target kami jelas, setidaknya menjadi salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik agar bisa lolos ke babak 32 besar,” ujarnya.
Nova juga mengajak publik sepak bola Indonesia untuk memberikan dukungan dan doa agar proses persiapan tim berjalan maksimal menuju Piala Dunia U-17 Qatar yang akan digelar pada 3–27 November 2025. “Kami mohon doa dari seluruh pecinta sepak bola Indonesia agar persiapan kami ke depan bisa berjalan lancar dan mampu memberikan performa terbaik di Piala Dunia nanti,” tutup Nova.
Berikut, hasil drawing yang digelar FIFA:
Grup A: Qatar, Italia, Afrika Selatan, Bolivia
Grup B: Jepang, Maroko, Kaledonia Baru, Portugal
Grup C: Senegal, Kroasia, Kosta Rika, Uni Emirat Arab
Grup D: Argentina, Belgia, Tunisia, Fiji
Grup E: Inggris, Venezuela, Haiti, Mesir
Grup F: Meksiko, Korea Selatan, Pantai Gading, Swiss
Grup G: Jerman, Kolombia, Korea Utara, El Salvador.
Grup H: Brasil, Honduras, Indonesia, Zambia
Grup I: Amerika Serikat, Burkina Faso, Tajikistan, Ceko
Grup J: Paraguay, Uzbekistan, Panama, Irlandia
Grup K: Prancis, Chile, Kanada, Uganda
Grup L: Mali, Selandia Baru, Austria, Arab Saudi.
(sic)


