WARTALENTERA-Dipuji sat set, Menko Zulhas sebut Menkeu baru cepat tangani pendanaan Kopdes Merah Putih. Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan, bahwa setelah melalui proses panjang terkait pendanaan Koperasi Desa Merah Putih selama enam bulan, kini terselesaikan hanya dalam waktu dua hari.
Situasi ini selesai, setelah kucuran dana Rp200 triliun telah dialihkan dari rekening pemerintah di Bank Indonesia ke bank-bank milik negara (Himbara). Zulhas juga menyoroti betapa rumitnya pembahasan selama enam bulan terakhir, namun kini proses penyelesaian bisa berlangsung hanya dalam waktu satu hingga dua hari.
“Sungguh hari ini kami rapat dengan Menteri Keuangan ya, yang sudah 6 bulan berputar-putar. Alhamdulillah hari ini semua masalah KDMP terjawab soal uang. Sehingga ini lihat wajahnya cerah-cerah semua di sini. Peraturan rumit-rumit selama 6 bulan kita rumuskan itu, ternyata sekarang 1 hari, 2 hari bisa selesai,” ujarnya kepada awak media di kantornya, Senin (15/9/2025).
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi khusus kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang hadir langsung dalam rapat tersebut. Zulhas juga memuji pribadi Purbaya yang disebut netizen sebagai koboi, namun dalam artian yang positif.
Ia mencontohkan seperti persoalan ini yang berputar-putar selama berbulan-bulan, kali ini bisa selesai hanya dalam waktu setengah jam rapat. “Tadi saya menyampaikan kedatangan Menteri yang katanya koboy itu memang benar-benar koboy ini. Tapi dalam artinya baik ya, dalam artinya positif. Ya, kami, berapa bulan kaga selesai-selesai berputar-putar. Hari ini, satu hari ini rapat setengah jam selesai. Boleh tepuk tangan sekali lagi. Ya, Pak Menkeu Purbaya yang hadir di sini, di tengah-tengah kita. Saudara-saudara terima kasih Pak, terima kasih. Dukungan keuangan tentu sangat berarti untuk Kopdes dan Koperasi Kelurahan,” paparnya.
Ia menyampaikan bahwa dana sebesar Rp200 triliun yang telah ditempatkan di bank-bank Himbara dapat mendukung pembiayaan kopdes merah putih dan hal ini adalah kabar yang telah lama dinantikan. Khususnya oleh lebih dari 80.000 unit Kopdes Merah Putih yang telah diluncurkan Presiden pada Juli lalu.
”Ini walaupun sama-sama pemerintah, kita berapa lama menunggu ini? Sudah berbulan-bulan ya. Nah, kami melihat, mendengar, dan membaca, dan sudah juga mengetahui langsung bahwa Menteri Keuangan sudah menetapkan Rp200 triliun di himbara,” bebernya.
”Ini kami tunggu-tunggu tadi itu sudah berbulan-bulan dan sekarang sudah ada. Oleh karena itu saya kira pinjaman untuk Kopdes Merah Putih, jadi modalnya sudah ada, sudah ada modalnya,” tambahnya.
Menurut Zulhas koperasi akan memegang peran penting dalam distribusi barang kebutuhan pokok seperti LPG 3 Kg (gas melon), minyak goreng, gula, beras, hingga pupuk khususnya menjelang masa tanam yang akan segera dimulai. Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa koperasi juga diharapkan bisa memangkas rantai distribusi yang selama ini terlalu panjang, sekaligus menghapus peran tengkulak di desa-desa dan ini juga menjadi upaya untuk mendekatkan masyarakat desa dengan layanan perbankan.
“Koperasi ini akan memotong rantai pasok yang panjang juga, untuk mengeliminir di desa-desa itu tengkulak-tengkulak juga mendekatkan masyarakat desa ke perbankan, kan di situ ada brilink,” tuturnya. Menurutnya, uangnya sudah tersedia dan tinggal bagaimana koperasi mengajukan proposal usaha secara sederhana kepada pihak perbankan dan berharap semua bisa berjalan maksimal dalam dua hari ke depan.
Selain itu, ia juga meminta percepatan dalam proses penyaluran pinjaman ini, karena koperasi sudah menunggu lama, sejak program ini diluncurkan langsung oleh Presiden Prabowo dan jangan sampai dana ini hanya mengendap, padahal kebutuhan di lapangan sudah sangat mendesak. “Kami meminta percepatan penyaluran pinjaman ini karena sudah lama, ya sudah 3-4 bulan dari Kopdes Merah Putih yang sudah di-launching oleh Bapak Presiden secara langsung jangan sampai dana ini mengendap agak lama, padahal koperasi sudah sangat membutuhkan,” harapnya.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah meresmikan peluncuran Koperasi Merah Putih pada 21 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah. Kini, koperasi itu sudah melayani masyarakat di berbagai daerah. (sic)


