WARTALENTERA-The Daddies memutuskan gantung raket. Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan kompak mengaku akan pensiun, usai turnamen Indonesia Masters 2025.
Hendra Setiawan menyatakan perasaannya campur aduk. “Kalau perasaannya, ya, pasti senang bisa bertanding di sini lagi, tetapi juga sedih karena ini adalah yang terakhir bagi kami. Di depan, kami tidak akan merasakan lagi bertanding di Istora,” ujarnya dalam konferensi pers, dikutip Rabu (22/1/2025).
Bermain di Istora, kata Hendra, adalah momen spesial yang tidak terlupakan. Terlebih karena pensiun setelah mencapai banyak prestasi.
Ketika ditanya mengenai alasan pensiun, Hendra menjelaskan beberapa faktor. “Umur saya sudah 40 tahun, jadi saya rasa sudah cukup. Selain itu, hasil pertandingan selama setahun terakhir juga sudah tidak memuaskan. Saya merasa kondisi fisik juga sudah tidak seperti dahulu. Saya rasa ini waktu yang tepat untuk mengakhiri perjalanan,” akunya.
Senada dengan Hendra, Ahsan merasa bahagia bisa tampil untuk terakhir kalinya di Indonesia Masters 2025. “Pasti gembira bisa bertanding di Istora. Ini rumah kita. Kami juga senang bisa mengajak keluarga untuk merasakan momen ini bersama,” kata Ahsan.
“Untuk memutuskan pensiun, memang kondisinya sudah enggak bisa dilawan lagi ya. Kondisi badan, kondisi fisik juga. Memang ini kan udah saatnya,” tambahnya.
Dalam laga Indonesia Masters 2025, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan berhasil melaju ke babak 16 besar setelah menundukkan ganda Taiwan, Chien-Wei Chiang/Hsuan-Yi Wu, dengan skor 21-19 dan 22-20. Hendra/Ahsan mengaku tak menyangka bisa meraih kemenangan. “Target saya sebetulnya hanya ingin perpisahan dengan penonton. Ternyata dikasih menang. Rasanya baru menang pertama tetapi terasa menang final,” ungkap Ashan sambil tertawa.
Pada babak 16 besar, The Daddies akan bertemu dengan ganda Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap, yang sebelumnya mengalahkan ganda Taiwan lainnya, Jhe-Huei Lee/Po-Hsuan Yang, dengan skor 21-17 dan 21-19. (sic)


