WARTALENTERA-Kebakaran landa permukiman di Jepang barat daya, memaksa 170 orang mengungsi dan seorang lanjut usia (lansia) usia 70 tahun hilang. Melansir AFP, Kamis (19/11/2025), petugas pemadam kebakaran (damkar) dan helikopter militer masih berjibaku memadamkan si jago merah, Rabu (19/11/2025) waktu setempat.
Kebakaran bermula saat angin kencang melanda Selasa (19/11/2025) malam di dekat pelabuhan nelayan di kota Oita dan menyebar ke hutan. Oita terletak di pulau utama selatan Kyushu.
Tayangan televisi Jepang hingga tengah hari menunjukkan asap masih mengepul dari petak-petak tanah yang dipenuhi rumah-rumah yang terbakar dan rusak, meskipun api oranye tidak lagi terlihat. Kepada Kantor Berita Kyodo, seorang warga mengaku melarikan diri setelah mengetahui api menyebar sekejap mata.
Puluhan mobil pemadam kebakaran dan lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, yang masih belum sepenuhnya terkendali hampir 20 jam setelah dimulai. Pasukan militer mengirimkan dua helikopter militer UH1 untuk bergabung dalam upaya pemadaman kebakaran. (sic)


