warta lentera great work
spot_img

Bahas Pelaksaaan Haji 2026, Kepala BP Haji Temui Dubes Arab Saudi

Sekaligus bahas evaluasi haji tahun ini.

WARTALENTERA-Bahas pelaksanaan haji 2026 sekaligus evaluasi 2025, Kepala BP Haji (Badan Penyelenggara Haji) Mochammad Irfan Yusuf, bersama Wakil Kepala, Dahnil Anzar Simanjuntak beserta jajaran, melakukan kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Rombongan diterima langsung oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Faisal Bin Abdullah H. Amodi. Pertemuan tersebut membahas evaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 1446 H/2025 M serta membicarakan langkah-langkah awal dalam persiapan penyelenggaraan haji tahun 1447 H/2026 M.

Dalam suasana yang hangat tersebut, kedua belah pihak saling mengapresiasi kemitraan yang telah terjalin dan menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi jemaah haji Indonesia.

“Kami sepakat untuk terus bersinergi antara Indonesia dan Arab Saudi dalam menyusun strategi pelaksanaan haji 2026 lebih awal,” ujar Gus Irfan lewat keterangan tertulis, dikutip (19/6/2025).

Ia juga mengaku sangat mengapresiasi upaya Pemerintah Arab Saudi yang telah memberikan pelayanan yang baik kepada jamaah Indonesia pada penyelenggaraan haji tahun ini. Duta Besar Faisal Bin Abdullah menyambut baik pertemuan tersebut dan berharap agar penyelenggaraan haji ke depan dapat berjalan lebih baik, sukses, dan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh jemaah.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.

Jemaah Haji Indonesia Aman

Sementara itu, Menag (Menteri Agama) Nasaruddin Umar memastikan perang yang terjadi antara Israel dan Iran tidak mengganggu jadwal penerbangan haji Indonesia. Fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang I sudah dimulai sejak 11 Juni 2025.

“Israel kita enggak tahu. Israel di sini enggak ada relevansinya, tidak ada keterlambatan (penerbangan) gara-gara Israel, tidak ada,” kata Nasaruddin di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, dikutip Kamis (19/6/2025).

Nasaruddin mengungkapkan sejauh ini rencana pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air berjalan lancar. Hanya ada sekali penerbangan yang terlambat karena masalah teknis.

“Kita juga bersyukur per hari ini pemulangan itu baru satu kali mengalami kemunduran kurang dari enam jam, tapi kita kompensasikan dengan pemberian makanan,” sambungnya.

Penerbangan yang tertunda itu adalah penerbangan SV 5296 yang mengangkut jemaah haji Kloter KJT 01 pada Kamis malam, 12 Mei 2025. Terdapat 445 jemaah yang terdiri dari 203 laki-laki dan 242 perempuan. Penerbangan itu semula dijadwalkan pada pukul 19.15 Waktu Arab Saudi (WAS), namun mundur lebih dari enam jam karena kendala teknis.

Informasi keterlambatan diterima PPIH dari pihak maskapai sekitar pukul 18.45 WAS. “Kami langsung bergerak cepat, meminta maskapai untuk memenuhi hak jemaah sesuai kontrak, termasuk pemberian konsumsi selama menunggu penerbangan,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi Abdul Basir, di Jeddah, kala itu. (sic)

 

 

 

 

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular