warta lentera great work
spot_img

Korsel Diterjang Gelombang Panas, KMA Imbau Warga Kurangi Aktivitas Outdoor

Diperkirakan menjadi yang terpanas tahun ini.

WARTALENTERA-Korsel (Korea Selatan) diterjang gelombang panas, KMA (Badan Meteorologi Korsel) imbau warga kurangi aktivitas outdoor. Gelombang panas kali ini diperkirakan akan menjadi yang terpanas di musim panas kali ini.

KMA memperingatkan akan suhu siang hari yang sangat panas, malam hari yang tropis, diikuti peningkatan risiko penyakit. Melansir The Korea Times, Selasa (1/7/2025), KMA mengatakan, suhu tertinggi di siang hari berkisar antara 27 hingga 35 derajat Celsius di seluruh negeri, dengan suhu di sebagian besar wilayah terasa seperti 33 derajat atau lebih tinggi karena kelembapan.

Seoul mencatat malam tropis pertamanya tahun ini antara Hari Minggu dan Senin, dengan suhu turun hanya hingga 25,6 derajat Celsius. Malam tropis mengacu pada kondisi di mana suhu terendah tetap di atas 25 derajat antara pukul 6 sore dan 9 pagi keesokan harinya.

Malam tropis pertama tahun ini di ibu kota terjadi delapan hari lebih lambat dari tahun lalu. Hingga hari ini, peringatan gelombang panas berlaku di beberapa wilayah provinsi Jeolla Utara dan Selatan serta Provinsi Gyeongsang Selatan.

Sementara sebagian besar wilayah lain, termasuk Seoul, masih berada di bawah peringatan gelombang panas. Pemberitahuan gelombang panas dikeluarkan saat suhu diperkirakan mencapai 33 derajat Celsius atau lebih selama lebih dari dua hari.

Sedangkan peringatan gelombang panas dikeluarkan saat suhu tertinggi 35 derajat atau lebih bertahan selama lebih dari dua hari. Dengan potensi menyebabkan risiko kesehatan serius dan gangguan di seluruh wilayah yang terkena dampak.

KMA memperingatkan, pemberitahuan dan peringatan gelombang panas dapat diperluas dalam beberapa hari mendatang. Masuknya udara panas dan lembap yang terus-menerus telah membuat suhu malam hari tetap tinggi, dengan kota-kota seperti Gangneung di Provinsi Gangwon dan Pohang di Provinsi Gyeongsang Utara juga mengalami malam tropis pada Minggu pekan lalu, kondisi yang diperkirakan akan berlanjut selama beberapa hari lagi.

Panas yang meluas ini lebih dari sekadar ketidaknyamanan, ini menimbulkan risiko kesehatan masyarakat yang serius yang menuntut tindakan pencegahan segera. KMA menyarankan, kelompok rentan, termasuk orang tua dan anak-anak, untuk lebih berhati-hati agar tetap terhidrasi dan membatasi aktivitas di luar ruangan.

Bisnis dan layanan publik didesak untuk menyesuaikan operasi guna melindungi pekerja dan menyediakan tempat berteduh yang sejuk bagi mereka yang berisiko. Sementara kehati-hatian ekstra diperlukan bagi mereka yang bekerja di luar ruangan, di fasilitas peternakan, atau di lingkungan dalam ruangan yang berventilasi buruk. (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular