x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Kemenparekraf Gelar DPUP 2024 di Cirebon

Editor :

WARTALENTERA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memperluas literasi keuangan sekaligus literasi bisnis Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata (DPUP) 2024 di Cirebon. Ini merupakan program tindak lanjut dari Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) yang digelar pada 31 Oktober 2024.

Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani, dalam keterangannya pada Jumat (01/11/2024), mengatakan bantuan DPUP ini diberikan kepada 50 desa wisata yang enam di antaranya berasal dari Jawa Barat yakni Desa Wisata Selamanik di Kabupaten Ciamis, Desa Wisata Purwabakti di Kabupaten Bogor, Desa Wisata Cibeusi di Kabupaten Subang, Desa Wisata Bantaragung di Kabupaten Majalengka, Desa Wisata Taraju di Kabupaten Tasikmalaya, dan Desa Wisata Gegesik Kulon di Kabupaten Cirebon.

“Masing-masing desa menerima bantuan Dana DPUP dengan nominal rata-rata sebesar 120 juta rupiah per desa, serta pelatihan literasi keuangan. Bantuan tersebut akan dibelanjakan untuk peralatan pendukung produksi usaha parekraf khususnya pendukung usaha atraksi wisata, kuliner, kriya, dan fesyen,” kata Rizki dalam siaran pers yang diterima Warta Lentera.

Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf, Anggara Hayun, berharap bantuan dan dukungan tersebut dapat dimaksimalkan untuk kepentingan untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, salah satunya melalui pengembangan sumber daya manusia.

“Pemberian bantuan bagi desa wisata di Jawa Barat ini merupakan komitmen pemerintah untuk menjadikan desa wisata lebih tangguh ke depan dengan daya tarik wisata yang lebih beragam dan kemampuan membangun produk ekonomi kreatif unggulan,” kata Hayun.

Hayun menambahkan, kegiatan peningkatan literasi keuangan bagi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif ini merupakan salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kemampuan para pelaku usaha parekraf di desa wisata untuk dapat merencanakan dan mencatat keuangan usaha dan pengelolaan bisnis dengan lebih baik

“Diharapkan, desa wisata sudah siap untuk mendapatkan permodalan dari lembaga keuangan, baik perbankan atau non perbankan,” kata Hayun.

Adapun materi yang diberikan selama kegiatan berlangsung antara lain “Waspada Investasi dan Pinjaman Online Ilegal dan Pengenalan Produk Layanan Jasa Keuangan” yang disampaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dilanjutkan dengan materi “Success Story Local Champion” oleh Ketua Desa Wisata Alamendah dan “Literasi Keuangan dan Literasi Bisnis di Desa Wisata” oleh Perencana Finansial Bersertifikat. (inx)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.