x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

CEO Telegram Pavel Durov Dicekal Pemerintah Prancis, Terkait Politik Rumania?

Editor :

WARTALENTERA-CEO Telegram Pavel Durov dicekal oleh pemerintah Prancis, menyusul penangkapan Durov di Prancis pada Agustus 2024 atas dakwaan aktivitas ilegal di Telegram. Durov kerap ingin melakukan perjalanan bisnis ke AS terkait dana investasi.

Namun menurut kantor kejaksaan Paris itu hanya sebuah alasan yang dibuat-buat. "Dengan alasan bahwa perjalanan ke luar negeri tersebut tidak tampak penting atau dibenarkan," ujar mereka, melansir laman Politico, Rabu (21/5/2025).

Pada Maret lalu, Durov mendapat izin untuk melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab, tempat ia mempertahankan kewarganegaraannya. Setelah penangkapan sang CEO, Telegram menyampaikan bahwa mereka mematuhi hukum Uni Eropa, termasuk Undang-Undang Layanan Digital, dan bahwa "moderasi mereka berada dalam standar industri dan terus ditingkatkan."

Sebagai bukti peningkatan platform berkelanjutan, Telegram memutuskan akan memberikan alamat IP dan nomor telepon pengguna sebagai tanggapan atas permintaan hukum pada September 2024. Platform pengiriman pesan itu kemudian bermitra dengan International Watch Foundation pada Desember 2024 untuk menggunakan alat mereka, untuk memblokir tautan ke CSAM di Telegram.

Sementara itu, Telegram terus berkomitmen untuk menjadikan platformnya sebagai tempat yang bebas bagi semua pengguna menyampaikan suaranya, sekalipun masalah politik. Sebelumnya, Durov mengatakan bahwa Pemerintah Eropa Barat menghubungi Telegram, dan memintanya untuk membungkam suara-suara konservatif di Rumania menjelang pemilihan presiden.

“Saya menolak mentah-mentah. Telegram tidak akan membatasi kebebasan pengguna Rumania atau memblokir saluran politik mereka,” tulis Durov dalam saluran resminya.

Menurutnya, semua orang memiliki kebebasan berbicara dan pemilu yang adil atau tidak. “Dan rakyat Rumania layak mendapatkan keduanya,” tegas Durov lagi. (sic)

Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.