x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Ini 3 Metode Intermittent Fasting yang Lagi Tren

WARTALENTERA - Ada tiga metode Intermittent Fasting yang biasa dilakukan orang untuk menurunkan berat badan. Ketiganya yakni metode 16:8, metode 5:2, dan Eat Stop Eat.

Berdasarkan beberapa sumber, Metode 16:8 yakni kita harus membatasi makan makanan yang mengandung kalori selama 8 jam sehari. Lalu 16 jam sisanya kita harus berpuasa alias tidak makan sama sekali.

Metode 5:2 adalah selama 5 hari, kita bisa makan secara normal, tidak perlu melakukan pembatasan kalori. Tetapi, pada 2 hari berikutnya kita harus membatasi asupan kalori menjadi seperempat kebutuhan harian.

Terakhir, metode Eat Stop Eat dengan namanya, makan-berhenti-makan, kita bisa pilih 1 atau 2 hari (tidak perlu berturut-turut) untuk tidak makan sama sekali selama 24 jam. Sedangkan sisa hari dalam minggu itu membolehkan kita untuk makan seperti biasa, tapi sebaiknya tetap menjaga asupan.

Sebagai catatan yang harus diingat adalah selama melakukan diet dengan metode intermittent fasting, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut ini adalah beberapa di antaranya jangan konsumsi gula dan biji-bijian olahan, tapi perbanyak makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, lentil, biji-bijian, protein tanpa lemak, serta lemak sehat.

Kemudian, biarkan tubuh untuk membakar lemak di antara waktu makan. Jangan konsumsi camilan, dan jadilah aktif sepanjang hari. Saat memulainya, pertimbangkan metode intermittent fasting yang sederhana dulu. Batasi jam makan, dan untuk efek terbaik, buatlah lebih awal di hari itu (antara jam 7 pagi sampai 3 sore, atau bahkan jam 10 pagi sampai jam 6 sore). Hindari makan dan konsumsi makanan ringan atau camilan di malam hari.

Meskipun kita disiplin melakukan Intermittent Fasting di jam-jam yang kita sepakati, metode diet ini harus dibarengi dengan latihan fisik atau olahraga. Kita memang harus menjalani intermittent fasting dengan rutin beraktivitas fisik. Tidak perlu aktivitas fisik yang berat, cukup dengan intensitas sedang atau aktif bergerak, tetapi teratur dilaksanakan dalam dua atau tiga kali per minggu. (vit)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu