x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Teknologi AI Merambah Sektor Hukum, Konsultasi Hukum Kian Cepat dan Mudah

WARTALENTERA-Teknologi AI atau kecerdasan buatan mulai merambah sektor hukum dalam bentuk platform digital, seperti hukumku, perqara, hingga LawOnGo, aplikasi yang bisa diakses masyarakat agar bisa konsultasi secara online. Kecanggihan AI menunjukkan pengaruhnya di bidang hukum dengan menghadirkan pendekatan baru dalam konsultasi serta analisis hukum.

Inovasi ini memungkinkan masyarakat memperoleh layanan hukum dengan cara yang lebih efisien, cepat, dan akurat. Sejumlah startup dan perusahaan di sektor legal tech telah meluncurkan platform yang didukung oleh AI, yang dapat digunakan untuk menganalisis dokumen hukum, memberikan masukan hukum awal, serta membantu dalam proses pembuatan kontrak.

Menurut  Advokat litigator dari LawOnGo Rima Baskoro, aplikasi konsultasi hukum mampu berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan sistem hukum. "Aplikasi konsultasi hukum dapat membantu masyarakat dengan mudah dan memahami aturan serta memberikan panduan dalam menyelesaikan berbagai persoalan hukum. Masyarakat merupakan stakeholder penting dalam sistem hukum sehingga tidak boleh ada sekat antara masyarakat dengan hukum,” ujar Rima dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (4/6/2025).

Salah satu aplikasi konsultasi hukum dengan spesialisasi penangangan utang yang sedang berkembang adalah LawOnGo yang memberikan saran hukum terkait persoalan seperti negosiasi utang hanya dalam hitungan menit. "Dengan aplikasi konsultasi hukum, masyarakat kini memiliki alternatif yang lebih praktis dan terjangkau dalam menyelesaikan persoalan hukum mereka,” ulasnya.

Walau memiliki banyak kelebihan, layanan hukum berbasis AI juga tidak lepas dari tantangan. Beberapa hal yang menjadi perhatian adalah keandalan algoritma, keamanan data pribadi, serta keterbatasan AI dalam memahami kompleksitas dan interpretasi hukum yang mendalam.

KPMG atau Klynveld Peat Marwick Goerdeler, asosiasi konsultan global, menekankan, salah satu komponen penting dalam mengelola potensi risiko yang terkait dengan AI adalah regulasi yang tepat. "Peluangnya adalah efisiensi dan akurasi dalam proses hukum, serta kemampuan AI untuk mendukung penegakan hukum dan keadilan dengan cara yang lebih efektif," tulisnya, melansir laman KPMG. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu