x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Terhambat Regulasi, Tantangan Investor China dan Eropa Investasi SPKLU ke RI

Editor :

WARTALENTERA-Terhambat regulasi, tantangan investor asal China dan Eropa investasi SPKLU di RI. Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan.

Menurutnya, pihaknya sudah menerima beberapa permintaan dari calon investor tersebut. "Kalau ketertarikan bangun SPKLU, dari China ataupun dari Eropa sudah banyak," ungkapnya, dikutip Kamis (5/6/2025).

Sayangnya, keinginan menanamkan modal dari perusahaan China dan Eropa untuk membangun SPKLU di Indonesia masih tersendat oleh regulasi. Oleh karena itu, pihaknya dalam waktu dekat akan memberikan relaksasi supaya para investor SPKLU bisa segera menanamkan modalnya di Tanah Air.

Regulasi yang dimaksud yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. "Karena kan regulasi yang berlaku sekarang itu setiap penanaman modal asing yang masuk ke Indonesia, di satu poin industrinya dia harus berinvestasi minimal Rp10 miliar. Sementara membangun charging station itu nggak perlu Rp10 miliar. Akhirnya nanti relaksasi akan kita lakukan," terangnya.

PT PLN (Persero) mencatat hingga kuartal IV 2024 jumlah SPKLU di dalam negeri tercatat sebanyak 2.667 unit. Angka ini melonjak secara tahunan (year on year/YoY) yang sebelumnya tercatat hanya 624 unit SPKLU.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga menyebut, sejumlah perusahaan otomotif asal China dan juga Eropa berkeinginan untuk menjajaki investasi pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan baterai EV. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin Mahardi Tunggul Wicaksono menyatakan, adanya perang tarif tidak selalu membawa dampak negatif saja, buktinya, beberapa perusahaan China dan Eropa melarikan dana investasinya ke RI. (sic)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.