x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Dukung Film “Soedirman, Palagan Ambarawa” Bamsoet: Perkuat Identitas Nasional

WARTALENTERA - Pembuatan film “Soedirman, Palagan Ambarawa” mendapat dukungan dari Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet). Film ini dinilainya merupakan langkah penting dalam upaya mengenang peristiwa bersejarah yang terjadi di Ambarawa Jawa Tengah, periode 20 Oktober-15 Desember 1945.

“Pertempuran ini adalah salah satu simbol perlawanan rakyat Indonesia terhadap kekuatan sekutu dan merupakan tonggak penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Sabtu (14/6/2025).

Diketahui, Film “Soedirman, Palagan Ambarawa” disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan mendapat dukungan penuh dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Ketua Umum Pepabri Agum Gumelar.

Film ini diharapkan menjadi hiburan media edukasi yang efektif untuk mengenalkan sejarah perjuangan bangsa kepada generasi muda, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme.

"Pertempuran Ambarawa menggambarkan keberanian dan tekad para pejuang yang berjuang tanpa pamrih untuk mempertahankan kedaulatan bangsa. Sosok Jenderal Soedirman, sebagai salah satu tokoh sentral dalam pertempuran tersebut, menjadi lambang kepemimpinan dan strategi yang mumpuni dalam menghadapi tantangan yang berat," kata Bamsoet menambahkan.

"Melalui film ini, generasi muda diharapkan bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana perjuangan tersebut berlangsung, serta memahami nilai-nilai yang terkandung di balik setiap tetes keringat dan darah para pejuang," sambungnya saat menerima Ketua Umum Yayasan Panglima Soedirman, Ganang Priyambodo Soedirman, di Jakarta, Jumat (13/6/2025).

Bamsoet menjelaskan film 'Soedirman, Palagan Ambarawa' merupakan upaya untuk memperkuat identitas nasional yang perlu diwariskan kepada generasi penerus. Dalam era globalisasi, di mana budaya-budaya asing sering kali mengisi ruang publik, penting bagi bangsa Indonesia untuk mengingat sejarahnya sendiri.

Melalui karya seni seperti film, masyarakat dapat merasakan kembali semangat perjuangan serta menyadari betapa pentingnya menjaga kedaulatan bangsa.

"Penyampaian kisah pertempuran Ambarawa dalam bentuk sinematografi akan memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan mengesankan. Sehingga diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk mengambil peran dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai perjuangan yang telah dirintis oleh para pahlawan," kata Bamsoet.

Ia menambahkan memahami makna di balik pertempuran Ambarawa juga akan membantu kaum muda untuk menyadari tantangan yang masih dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Menurutnya, dengan mengangkat tema perjuangan, film ini dapat memberikan refleksi tentang pentingnya kerja sama dan persatuan dalam menghadapi berbagai ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri.

Melalui pengetahuan yang tepat, diharapkan dapat muncul kesadaran kolektif untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara Indonesia.

"Pembuatan film ini juga menunjukkan komitmen yang kuat terhadap perkembangan industri film nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, industri film Indonesia mengalami perkembangan yang pesat, dengan semakin banyaknya karya-karya yang berkualitas dan memiliki nilai sejarah. Film 'Soedirman, Palagan Ambarawa' diharapkan menjadi salah satu karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik serta menumbuhkan rasa cinta Tanah Air," tutupnya. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu