x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Pemerintah Tambah Alokasi KPR FLPP Jadi 8.000 Rumah Subsidi Buat Blue Bird Group

Editor :

WARTALENTERA - Pemerintah melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menambah jumlah alokasi KPR FLPP dari sebelumnya untuk 5.000 unit menjadi 8.000 unit rumah subsidi bagi pengemudi dan karyawan Blue Bird Group.

Untuk lokasi rumah subsidi tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja dan kesejahteraan para Pengemudi dan Karyawan Blue Bird Group.

"Saya senang perusahaan Blue Bird Group bisa memberikan dan mendukung fasilitas rumah subsidi ini bagi pegawainya," kata Menteri PKP Maruarar Sirait usai Penandatanganan nota kesepahaman Program Rumah Pengemudi dan Karyawan Blue Bird di Kantor Blue Bird di Jalan Mampang Prapatan, Mampang, Jakarta, belum lama ini.

Sebelumnya, lanjut Menteri PKP, KPR FLPP 5.000 unit, kemudian ditambahkan 3.000 unit rumah subsidi, totalnya ada 8.000. "Karena peminatnya banyak," ujarnya.

Menteri PKP menceritakan dirinya bersama keluarga sejak dulu senang memanfaatkan layanan transportasi taksi Blue Bird. Selain pengemudinya ramah, pelayanannya juga sangat baik dan dirinya berharap perusahaan Blue Bird bisa terus berkembang dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Bicara Blue Bird, artinya saya harus ingat dari kecil sampai sekarang, kita percaya Blue Bird adalah sebuah kepercayaan. Saya harap Blue Bird sebagai perusahaan yang bertanggung jawab memperhatikan karyawannya tadi ada sekolah, beasiswa, dan lain sebagainya, tapi juga ada soal rumah. Saya harap Blue Bird bisa segera fokus untuk membantu Pengemudi dan karyawannya yang belum memiliki rumah dengan KPR FLPP," terangnya.

Dirinya juga melakukan penyerahan kunci rumah dan melakukan dialog dengan para Pengemudi dan karyawan Blue Bird yang berhak menerima KPR FLPP. Dirinya menilai kehidupan para pengemudi dan keluarganya akan lebih baik jika memiliki rumah sendiri dibandingkan harus mengontrak rumah.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Direktur Utama Bluebird Group Adrianto Djokosoetono juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dukungan 8.000 unit rumah subsidi untuk pegawai dan mitra pengemudi Blue Bird.

"Kita bisa melihat bagaimana para supir-supir itu bahagia. Bayangkan mereka selama ini ada yang kontrak rumah tapi harus bayar Rp 800 ribu, Rp 900 ribu dengan Rp 1,2 juta padahal dengan mengangsur dengan KPR FLPP yang angsurannya tetap mereka bisa memiliki rumah sendiri. Mereka nggak kerasa 15 tahun lagi sudah punya rumah. Ini program yang luar biasa," katanya.

Sementara itu, Komisaris Utama Blue Bird Bayu Priawan Djokosoetono mengaku senang dengan adanya dukungan Kementerian PKP dalam mendukung penyediaan perumahan bagi pengemudi dan karyawannya. Menurutnya kehadiran Menteri PKP ke Kantor Blue Bird merupakan wujud nyata bahwa pemerintah benar-benar hadir memperhatikan rakyatnya.

Bayu menegaskan Blue Bird Group siap mendukung Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo Subianto dan optimistis Menteri PKP juga sangat memperhatikan kebutuhan rakyat yang sangat mendasar yakni rumah. "Kami sudah membuka pendaftaran Pengemudi yang ingin memiliki rumah dengan KPR FLPP dan minatnya cukup banyak hampir 3.000 sehingga kami yakin dengan penambahan kuota ini akan makin banyak Pengemudi dan Karyawan Blue Bird yang bisa memiliki rumah subsidi," harapnya. (vit)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.