x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Senjata Api Kasus Penembakan WNA di Bali Ditemukan di Sungai

Editor :

WARTALENTERA – Polisi akhirnya menemukan senjata api yang digunakan dalam kasus penembakan terhadap dua warga negara asing (WNA) di Vila Casa Santisya 1, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali.

Penemuan ini diumumkan langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali, Irjen Pol Daniel Adityajaya, pada Kamis (26/6/2025). Ia menyebutkan bahwa senjata api tersebut ditemukan di sebuah sungai di daerah Tabanan, Bali, tidak jauh dari lokasi ditemukannya mobil para pelaku. “Telah ditemukan satu pucuk pistol genggam serta satu buah magazine, tetapi sudah kosong,” jelas Daniel.

Residu Tembakan dan Barang Bukti Lainnya

Temuan senjata tersebut diperkuat dengan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik (Labfor). Polisi menemukan sisa tembakan (residu) yang mengarah pada keterlibatan para tersangka. “Hasil pemeriksaan Labfor ditemukan residu tembakan (gunshot residue) pada bagian tubuh dua tersangka. Dipadukan dengan sebo dan kaus tangan sehingga diyakini merekalah yang melakukan penembakan,” ujar Daniel.

Barang bukti berupa sebo (penutup wajah) dan sarung tangan yang digunakan pelaku juga ditemukan di dalam mobil Toyota Fortuner warna putih yang ditinggalkan di wilayah Tabanan.

Berdasarkan penyelidikan dan bukti yang ada, polisi menduga tiga orang sebagai pelaku, yakni:

  • Tupou Pasa Midolmore (27)
  • Coskun Mevlut (23)
  • Darcy Francesco Jenson (37)

Ketiganya diketahui meninggal dunia di dalam mobil saat mencoba melarikan diri.

Kronologi Penembakan WNA Australia

Sebelumnya, peristiwa penembakan ini terjadi pada Sabtu (14/6) dini hari. Dua WNA asal Australia menjadi korban saat sedang beristirahat di Vila Casa Santisya 1. Dalam insiden itu, satu korban bernama Zivan Radmanovic (ZR) meninggal dunia, sementara satu korban lainnya, Sanar Ghanim, mengalami luka.

Kedua korban ditembak saat berada di ruangan berbeda. ZR ditembak di dalam toilet kamar mandi, sedangkan Sanar ditembak di dalam kamar. Peristiwa ini disaksikan langsung oleh dua orang saksi, yakni GJ, istri dari Zivan Radmanovic, dan Daniela, istri dari Sanar Ghanim. Hingga kini, Polda Bali masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap motif dan jaringan di balik penembakan brutal ini. (kom)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.