x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

BNN Sukses Bongkar Rantai Narkoba di Kampung Boncos

WARTALENTERA – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengklaim telah berhasil memutus rantai peredaran narkoba di Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. Keberhasilan ini diungkap langsung oleh Kepala BNN Komjen Martinus Hukom saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba di lapangan Kampung Boncos, Rabu (2/7/2025).

"Ya salah satunya (lokasi rawan pengedaran narkoba) ini (Kampung Boncos), dan kemarin BNNP DKI sudah berhasil memutuskan mata rantainya. Salah satu dari tersangka ini ada di sini," kata Martinus kepada wartawan.

Martinus menjelaskan bahwa keberhasilan memutus jaringan di Kampung Boncos merupakan bagian dari pengungkapan jaringan yang lebih besar. Sebelumnya, pihaknya telah menangkap seorang bandar besar di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Mei lalu. "Kita juga menangkap, bulan Mei kemarin, salah satu bandar besarnya di daerah Sunter, kemudian kita kembangkan ke Pasar Senen, Jakarta Pusat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa bandar besar tersebut merupakan pemasok utama narkoba ke kampung-kampung rawan, termasuk Kampung Boncos. "Penangkapan itu cukup besar karena dia yang menyuplai ke kampung-kampung ini. Jadi saya pikir kita gunting dari luar lebih bagus, dan bandar-bandar kecilnya itu kita mulai masuk menyusup ke kampung-kampung. Cukup berhasil," ungkap Martinus.

Pemusnahan Barang Bukti

Dalam kesempatan tersebut, BNN juga melakukan pemusnahan barang bukti narkotika sebanyak 592,85 kilogram dan 471 butir pil ekstasi. Barang bukti ini berasal dari 33 laporan kasus narkotika dengan 78 tersangka yang telah diamankan.

Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Pol Budi Wibowo, menyebut bahwa barang-barang terlarang tersebut merupakan hasil pengungkapan BNN pusat dan BNN provinsi dari sejumlah wilayah di Indonesia. "Wilayahnya meliputi Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan selama periode Februari hingga Juni 2025," ungkap Budi dalam konferensi pers di Jakarta.

Ia merinci, barang bukti narkotika yang dimusnahkan terdiri dari:

  • 279,41 kg sabu
  • 313,44 kg ganja
  • 471 butir pil ekstasi

Sementara itu, total barang bukti yang berhasil disita sebelum pemusnahan adalah 279,87 kg sabu, 313,92 kg ganja, dan 508 butir pil ekstasi. Sebagian kecil dari barang bukti tersebut disisihkan untuk keperluan laboratorium, persidangan, dan pendidikan. "Melalui pemusnahan barang bukti ini, BNN membuktikan bahwa negara tidak tinggal diam dalam menghadapi ancaman narkotika," tegas Budi. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu