x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Komisi II DPR: KPU-Bawaslu Punya Tugas Besar Edukasi Politik Pemilih Muda

Editor :

WARTALENTERA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf menegaskan bahwa pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya generasi muda, merupakan tugas besar yang harus diemban oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menjelang pemilu.

“Salah satu tugas terbesar KPU dan Bawaslu itu adalah justru bagaimana melakukan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama generasi muda,” kata Dede saat rapat Komisi II DPR RI bersama KPU dan Bawaslu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/7/2025).

Dede menilai pentingnya pendidikan politik dan pemahaman atas hak-hak demokrasi demi meningkatkan partisipasi pemilih pemula dalam pemilu mendatang. “Itu menjadi sangat urgen, sangat krusial. Konteksnya adalah jangan sampai pemilih pemula mendapatkan informasi hanya dari media sosial. Ini saya pikir hal yang perlu kita pikirkan saat ini,” ujarnya.

Digitalisasi dan Kolaborasi Jadi Kunci

Dede juga mendorong pemanfaatan media digital dan keterlibatan berbagai pihak dalam penyebaran informasi politik yang mendidik. “Saya sepakat dengan pendapat kawan-kawan untuk penggunaan digitalisasi, termasuk media sosial dan juga informasi-informasi lain itu harus melibatkan stakeholders,” katanya.

Terkait pembahasan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) KPU dan Bawaslu untuk tahun 2026, Dede menyebut telah terjadi penyesuaian sesuai arahan kebijakan efisiensi pemerintah. “Rata-rata cukup besar efisiensinya. Hanya saya melihat bahwa pendalaman itu akan kami butuhkan karena 2026 ini belum ada kegiatan-kegiatan yang menonjol dalam konteks kepemiluan,” tuturnya.

KPU Klaim Sudah Jalankan Program Sosialisasi

Sementara itu, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya telah menjalankan program pendidikan pemilih, termasuk sosialisasi untuk pemilih pemula dan kelompok rentan. “Di program kami juga salah satu yang menjadi catatan penting program prioritas kami, yaitu pendidikan pemilih pemula dan kelompok rentan. Intinya sosialisasi,” ujar Afif.

Ia menambahkan, KPU di tingkat kabupaten/kota telah melakukan berbagai inovasi, seperti mendatangi sekolah dan komunitas hobi guna menyampaikan materi pendidikan pemilih secara langsung. “Misal banyak KPU kabupaten/kota yang datang ke sekolah menjadi pembina acara dan seterusnya. Ini bagian dari upaya pendidikan pemilih dan sosial, termasuk memanfaatkan kelompok-kelompok hobi yang ada, podcast, dan seterusnya,” jelasnya.

Afif pun menekankan pentingnya kontinuitas program sosialisasi, tidak hanya saat menjelang pemilu. “Semua inovasi sedang dilaksanakan dengan semua keterbatasannya,” tambahnya.(kom)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.