x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Dua Daerah Gelar Pilkada Ulang 27 Agustus, Komisi II DPR Soroti Efisiensi

WARTELENTERA – Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong menyampaikan bahwa dua daerah akan melaksanakan pemilihan kepala daerah (pilkada) ulang pada 27 Agustus 2025, yaitu untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kota Pangkal Pinang.

"Sehingga akan digelar pilkada ulang, yakni Kabupaten Bangka tanggal 27 Agustus dan Kota Pangkal Pinang tanggal 27 Agustus," kata Bahtra saat memimpin rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/7/2025).

PSU di Tiga Daerah Juga Digelar

Selain dua daerah tersebut, Bahtra juga menyebutkan ada tiga daerah yang akan menggelar pemungutan suara ulang (PSU) pada 6 Agustus 2025, yakni:

  • Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua
  • Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel
  • Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara

"Komisi II DPR RI akan mendengarkan laporan langsung dari Mendagri tentang evaluasi 22 daerah yang telah menyelenggarakan PSU, sekaligus persiapan dan kesiapan tiga daerah yang menghadapi PSU pada 6 Agustus mendatang, dan dua daerah lagi yang akan melaksanakan pilkada ulang di tanggal 27 Agustus yang akan datang," tuturnya.

Soroti Efisiensi dan Risiko Gugatan

Dalam rapat yang dihadiri oleh jajaran penyelenggara pemilu seperti Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), KPU RI, Bawaslu RI, dan DKPP RI, Komisi II DPR RI menekankan pentingnya kesiapan dan koordinasi agar tidak lagi terjadi sengketa pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Harapan kami agar tidak terjadi lagi gugat menggugat di MK nanti karena itu akan merepotkan Kemendagri dalam hal berkaitan dengan penganggaran. Satu sisi, kita lagi sedang melakukan penghematan, tapi di sisi lain dengan adanya pilkada yang dilaksanakan berulang-ulang kali itu juga bisa merepotkan dalam hal bagaimana kita bisa mewujudkan efisiensi," kata Bahtra.

Pejabat yang Hadir

Rapat kerja dan dengar pendapat itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain:

  • Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sadikin
  • Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk
  • Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar
  • Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin
  • Anggota KPU RI Idham Holik
  • Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono dan Puadi
  • Ketua DKPP RI Heddy Lugito beserta komisioner lainnya

Komisi II berharap pelaksanaan pilkada ulang maupun PSU ini bisa berjalan lancar dan tidak lagi menimbulkan persoalan hukum yang berlarut-larut, sekaligus mendukung efisiensi dalam pelaksanaan demokrasi lokal. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu