x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

RI Tetap Genjot Ekspor ke AS, Tarif Rendah Dilihat sebagai Peluang

Editor :

WARTALENTERA-RI tetap genjot ekspor ke AS, tarif rendah dilihat sebagai peluang perdagangan. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terus menggenjot ekspor sejumlah produk ke Amerika Serikat, meski adanya penerapan tarif impor 19 persen.

Apalagi, tarif Indonesia merupakan yang terendah di antara negara ASEAN lainnya. "Kita akan terus mendorong tekstil, produk tekstil, kemudian juga kita akan bicara furniture, sepatu, apparel, kemudian juga kita punya produk seperti barang-barang manufakatur. Itu juga home appliances, elektronics itu masuk bisa masuk dengan harga sekian," kata Airlangga, di Kompleks Istana Negara, dikutip Rabu (23/7/2025).

Lebih lanjut, ia pun tak khawatir adanya tarif ini akan mengganggu penerimaan negara. Sebab, banyak produk dari AS yang sudah tidak lagi kenakan bea masuk.

"Ya berbagai komoditas kan sudah 0 persen, jadi sebetulnya impor kita dari Amerika seperti gandum dan yang lain memang sudah 0 persen," imbuhnya. Seperti diketahui untuk mendapatkan nilai tarif yang turun menjadi 19 persen, Indonesia melakukan negosiasi kesepakatan dagang dengan AS.

Ada kesepakatan komersial yang dilakukan, seperti pembelian pesawat dengan nilai USD3,2 miliar, produk pertanian dengan nilai USD4,5 miliar, hingga produk migas seperti LPG, minyak mentah, dan bensin senilai USD15 miliar. Menurut Airlangga, terkait volume impor migas nanti mengikuti kebutuhan di Indonesia.

"Nanti kita lihat karena itu tergantung kebutuhan di Indonesia, jadi barangnya kan yang bisa kita belum dalam bentuk LPG, refined product, crude, jadi itu kombinasi dari itu," kata Airlangga. Nantinya, pengiriman pembelian ini masih menunggu kesepakatan lebih lanjut.

Menurut Airlangga, prosesnya ada framework agreement yang akan ditandatangani terlebih dahulu, baru melakukan implementasi. (sic)

Berita Terbaru
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.