x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Polda Gorontalo Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Pelaku Kekerasan Seksual Anak

Editor :

WARTALENTERA – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kekerasan seksual, khususnya terhadap anak di bawah umur, yang terjadi di wilayah Provinsi Gorontalo. Komitmen ini ditekankan sebagai bentuk perlindungan maksimal dari aparat kepolisian kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan.

“Kami memiliki komitmen untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan seksual, khususnya terhadap korban anak dan perempuan,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro di Gorontalo, Kamis (25/7/2025).

Ia menambahkan, sikap tegas tersebut dilakukan dengan mengacu pada hukum dan Undang-Undang yang berlaku, seiring dengan terus meningkatnya laporan kasus kekerasan setiap tahunnya.

Penanganan Profesional dan Maksimal

Kombes Pol Desmont menjelaskan bahwa Polri memiliki tugas untuk memberikan perlindungan dan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Karena itu, jajaran kepolisian dituntut bersikap profesional dalam menangani setiap laporan, terutama dalam kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

“Tentunya komitmen tersebut merupakan wujud dari kehadiran Polri di tengah masyarakat, yang memiliki kewajiban untuk melindungi dari perilaku tindak pidana kekerasan seksual atau bentuk kekerasan lainnya,” katanya.

Penangkapan Pelaku di Boalemo

Sebagai bentuk nyata penegakan hukum, Desmont mengungkapkan bahwa personel Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Gorontalo baru-baru ini telah menangkap seorang pria di Kabupaten Boalemo yang diduga kuat melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. “Ini membuktikan bahwa Polri tidak akan memberikan ruang bagi pelaku tindak pidana kekerasan seksual di wilayah ini,” tegas Desmont.

Penegakan hukum, lanjutnya, sepenuhnya berpihak pada korban sebagai bentuk perlindungan terhadap hak-hak anak dan perempuan yang sering kali menjadi korban kekerasan seksual.

Libatkan Peran Aktif Masyarakat

Desmont juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pencegahan dan penanggulangan kekerasan seksual. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu memberikan informasi kepada pihak berwajib bila mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada tindak pidana seksual. “Kita juga membutuhkan peran serta masyarakat, yang bisa kapan saja menginformasikan kepada jajaran Polri terdekat apabila melihat atau mengetahui adanya perilaku kekerasan seksual, atau kegiatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban,” imbuhnya. (kom)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.