x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Puan Maharani Harap Hakim MK Baru Perkuat Sinergi dengan DPR

Editor :

WARTALENTERA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru disetujui DPR, Inosentius Samsul, mampu membawa sinergi dan koordinasi yang lebih baik antara DPR dan MK.

"Kami berharap bahwa akan ada sinergi dan koordinasi yang lebih baik antara lembaga DPR dan Mahkamah Konstitusi," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2025).

Menanggapi skeptisisme publik soal adanya kepentingan politik dalam pemilihan Inosentius Samsul sebagai calon tunggal hakim konstitusi melalui mekanisme penjaringan aktif, Puan hanya menekankan kembali pentingnya sinergi DPR dan MK ke depan. "Ya, berharap yang terbaik, dan ada sinergi yang lebih baik dan terbaik untuk DPR dan MK," ujarnya.

Sebelumnya, Rapat Paripurna ke-3 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 telah menyetujui Inosentius Samsul menjadi Hakim MK setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. "Apakah laporan Komisi III DPR RI terhadap hasil pembahasan pergantian Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi RI usulan lembaga DPR tersebut, apakah dapat disetujui?" tanya Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal yang langsung dijawab setuju oleh seluruh anggota DPR dalam rapat paripurna.

Inosentius diusulkan Komisi III DPR RI menyusul pemberitahuan dari MK bahwa Hakim Konstitusi Arief Hidayat akan memasuki masa pensiun.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memastikan bahwa Inosentius Samsul bukan calon titipan, melainkan sosok yang dipilih melalui mekanisme penjaringan aktif hingga disetujui aklamasi dalam proses uji kelayakan dan kepatutan pada Rabu (20/8/2025).

"Ini bukan persoalan titip menitip atau bukan, kami di sini kan wakil rakyat, kami mewakili rakyat dalam merumuskan undang-undang," ucap Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan.

Ia menambahkan, pihaknya berharap Inosentius Samsul dapat memberi warna baru sekaligus pemahaman mendalam terhadap penyusunan undang-undang (UU) yang kerap menjadi objek uji materi di MK.

Pria yang akrab disapa Sensi ini dinilai memahami betul proses penyusunan produk legislasi karena lebih dari tiga dekade berkarier di DPR RI sebagai perumus hingga peneliti yang terlibat langsung dalam pembuatan undang-undang.

Menurut Habiburokhman, hakim konstitusi saat ini kerap tidak mendalami berbagai aspek dalam penyusunan undang-undang, padahal setiap produk legislasi telah melalui sejumlah proses dan tahapan sebelum diuji di MK. (kom)

Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.