x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Vape Dilarang di Singapura, Kepala BNN Kaji Kemungkinan Diterapkan di Indonesia

WARTALENTERA-Vape dilarang d Singapura, Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional) kaji kemungkinan diterapkan di Indonesia. Irjen Suyudi Ario Seto mengatakan, perlu kajian untuk melarang penggunaan vape di Indonesia.

Penegasan itu terkait kemungkinan Indonesia akan melarang rokok elektrik atau vape seperti di Singapura. "Iya ini tentunya akan menjadi bagian dari pendalaman kita. Tentunya kita perlu duduk bersama dulu dan kita akan lihat ke depan seperti apa," kata Irjen Suyudi kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (26/8/2025).

Suyudi mengatakan, pihaknya perlu mengecek kembali data peredaran narkotika melalui vape kendati tidak menampik terdapat ada kasus tersebut. Pihaknya meminta waktu untuk mengkaji termasuk apakah perlu dimasukan ke Rancangan Undang-Undang Narkotika.

"Kita harus melihat data, kemungkinan itu pasti ada saja (narkoba di vape) tapi kan kita harus lihat data yang sesungguhnya. Beri saya kesempatan untuk kita nanti mendalami hal ini," tegasnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya akan berkomitmen untuk memerangi narkotika di Tanah Air. Suyudi mengutip data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2023, jumlah penyalahgunaan narkoba cukup besar yakni 3,3 juta orang.

BNN mengungkap kasus narkoba dikalangan mahasiswa dan pelajar memprihatinkan yakni 800 ribu orang. Oleh sebab itu, pemberantasan narkoba di Indonesia sangat serius dan penting.

"Narkoba harus kita tindak tegas, War on drugs for humanity, kita perang melawan narkoba untuk kemanusiaan. Kalau kita lihat di lembaga pemasyarakatan, 200 ribu itu adalah pelaku narkoba yang selama ini di dalam lapas," ujarnya.

"Dari data kami tahun 2025 bahwa jumlah penyalahguna yg tergolong dari pelajar dan mahasiswa jumlahnya cukup besar hampir 800 ribu. Artinya dari data awal ini, kami sangat menyadari bahwa pemberantasan narkoba di Indonesia sangat serius," ucapnya.

Oleh sebab itu, pemberantasan narkoba harus melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama dan masyarakat. Pihaknya juga akan menindak secara tegas dalam penanganan kasus narkoba di Indonesia.

"Bergandengan tangan bersama-sama kita memberantas narkotika dan obat-obatan terlarang di Indonesia. Kita berharap ke depan penyalahgunaan narkoba di Indonesia ini bisa menurun secara signifikan," harapnya.

"Semoga apa yang kita cita-citakan untuk Indonesia Emas 2045 dapat terwujud. Generasi muda kita dapat kita jaga, dapat kita selamatkan untuk jauh dari pengaruh narkotika dan obat-obatan terlarang di Indonesia," ucap Suyudi.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Singapura, Lawrance Wong melarang penggunaan vape di negaranya sejak 17 Agustus 2025. Bagi pelanggar, denda maksimum mencapai 2.000 dollar Singapura (Atau sekitar Rp25 juta). (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu