x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Belum Terdeteksi, Tim SAR Masih Cari Helikopter yang Jatuh di Tanah Bumbu

Editor :

WARTALENTERA-Belum terdeteksi, tim SAR masih cari helikopter yang jatuh di Tanah Bumbu. Tim Search and Rescue gabungan dari unsur udara dan darat kesulitan dalam mencari helikopter yang jatuh, karena karakteristik hutan belantara dengan rimbun sangat lebat, sehingga menyulitkan proses pencarian helikopter tipe BK117 D3 yang hilang kontak di sekitar Air Terjun Mandin Damar, Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, operasi hari kedua kemarin, sementara berakhir pada pukul 18.00 WITA. "Ciri hutannya itu kalau objek jatuh dari atas, objeknya langsung tertutup. Hutan belantara banyak pohon besar, tumbuhan rapat, rimbunan langsung menutup setiap objek yang jatuh dari atas,” ungkapnya, dikutip Rabu (3/9/2025).

Cuaca yang berubah-ubah juga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. "Faktor cuaca menjadi penghambat utama bagi SAR udara,” tutur Putu.

Ia menambahkan, kemarin, sejak pukul 14.00 WITA tadi, terjadi hujan lebat yang berisiko terhadap keselamatan Tim SAR khususnya udara. Sehingga satu Search and Rescue Unit (SRU) udara beroperasi hanya pada pukul 07.50-11.30 WITA menggunakan helikopter milik BNPB RI.

Hasilnya masih nihil, belum ada perkembangan tanda ditemukan target. Kemudian dari SRU darat yang melakukan operasi pencarian berjalan kali mulai pukul 07.00-18.00 WITA, juga belum menemukan tanda-tanda pasti serpihan maupun fisik helikopter yang hilang di titik koordinat pencarian yang sebelumnya sudah dipetakan.

Meski belum membuahkan hasil, Putu menegaskan bahwa seluruh unsur SAR di lapangan yang terlibat telah berusaha semaksimal mungkin. Bahkan, SRU darat telah mengcover titik terakhir helikopter melalui flight radar yang didapatkan dari pusat.

Termasuk informasi melalui keterangan dari warga setempat yang melihat helikopter berasap dan diduga meledak sebelum hilang dari pandangan warga. Pihaknya akan melanjutkan pencarian hari ini dan akan didahului rapat koordinasi dan evaluasi menyeluruh terhadap Tim SAR.

"Setelah rapat, dilanjutkan membuat perencanaan operasi hari ketiga. Terima kasih untuk seluruh pihak yang terlibat. Semoga target bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” harapnya.

Tim SAR gabungan terdiri atas unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah setempat, relawan dan masyarakat setempat. Helikopter Tipe BK117 D3 milik Estindo Air mengalami hilang kontak saat terbang di sekitar Mentewe, Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel pada Senin (1/9/2025) sekitar pukul 08.54 WITA.

Helikopter tersebut membawa delapan orang, terdiri atas seorang pilot, seorang engineer, dan enam penumpang, yakni Capt. Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.

Helikopter dengan rute penerbangan dari Kotabaru Kalimantan Selatan menuju Palangka Raya Kalimantan Tengah itu sebelumnya dilaporkan Kantor SAR Banjarmasin diperkirakan jatuh di sekitaran Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Helikopter lepas landas dari Bandara Syamsir Alam, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (1/9/2025) sekitar pukul 08.46 WITA dengan perkiraan tiba di Bandara Palangka Raya pukul 10.15 WITA.

Namun, heli tersebut kontak terakhir tercatat pada pukul 08.54 WITA, sebelum pesawat tidak lagi dapat dihubungi AirNav dari Kotabaru, Banjarmasin, Balikpapan maupun Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan kemudian laporan hilang kontak diterima pukul 12.02 WITA. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.