x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Ratusan Pengungsi Gempa Afghanistan Dipindahkan ke Desa Tenda

Editor :

WARTALENTERA – Ratusan orang yang terdampak gempa bumi dahsyat di Afghanistan timur telah dipindahkan ke desa-desa tenda di Provinsi Kunar. Najeebullah Hanif, pejabat lokal dari pemerintahan sementara Afghanistan, mengatakan pemindahan dilakukan karena wilayah terdampak gempa tidak lagi layak huni. “Mazar Darah adalah daerah yang paling parah terdampak, kehidupan di sana menjadi mustahil karena gempa susulan yang terus terjadi dan menyulitkan tim kami,” ujarnya pada Sabtu (6/9/2025).

Hanif menambahkan, tim tidak bisa menyalurkan bantuan ke wilayah tersebut sehingga seluruh warga dipindahkan ke desa-desa tenda. Ia juga menyebut bantuan kemanusiaan dari beberapa negara sudah tiba di Kunar, namun dukungan lebih lanjut sangat dibutuhkan seiring musim dingin yang semakin dekat. “Masyarakat membutuhkan tempat tinggal untuk melindungi mereka dari dingin karena musim dingin hanya tinggal beberapa minggu lagi,” katanya.

Hanif juga meminta komunitas internasional untuk membantu masyarakat, karena lebih dari 8.000 rumah hancur akibat gempa, sementara sebagian besar korban selamat adalah orang miskin yang tidak mampu membangun kembali rumah mereka tanpa bantuan dari luar.

Pemerintah sementara, dengan dukungan badan-badan PBB, telah menyediakan tenda, makanan, air minum layak, serta layanan kesehatan darurat di wilayah terdampak. Bantuan makanan dan kebutuhan pokok juga dijatuhkan melalui udara ke daerah-daerah terpencil yang terisolasi akibat akses jalan terblokir.

Namun, pada Jumat (5/9/2025), seorang warga lokal bernama Abdul Wahid mengatakan para korban masih sangat membutuhkan barang penting seperti pemanas gas dan peralatan dapur. “Musim dingin sudah sangat dekat dan mereka akan membutuhkannya selama tinggal di tenda,” ujarnya.

UNHCR menyebut gempa bumi tersebut menghancurkan total komunitas, membuat para penyintas terpaksa tidur di ruang terbuka dan terpapar cuaca ekstrem. Badan itu memperingatkan bahwa nyawa warga akan berada dalam risiko serius tanpa dukungan segera. “Bantu kami menyediakan bantuan darurat dan tempat tinggal sekarang juga,” seru UNHCR pada Jumat.

Gempa yang mengguncang Afghanistan pada Minggu lalu menewaskan lebih dari 2.200 orang, melukai sekitar 4.000 lainnya, dan menyebabkan kerusakan parah di Provinsi Kunar. (kom)

Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.