x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Keponakan Prabowo Pamit dari DPR, Fraksi Partai Gerindra Segera Proses

Editor :

WARTALENTERA-Keponakan Prabowo pamit dari DPR, Fraksi Partai Gerindra segera proses. Fraksi Partai Gerindra akan memproses pengunduran diri Rahayu Saraswati dari DPR RI.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku baru mengetahui terkait pengunduran diri Saraswati. Ia langsung berkomunikasi dengan Fraksi Gerindra di DPR RI.

"Tadi fraksi sudah menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut akan diproses lewat Mahkamah Partai," kata Dasco kepada wartawan, dikutip Kamis (11/9/2025). Wakil Ketua DPR RI itu belum bisa merespons lebih jauh terkait keputusan Rahayu Saraswati tersebut.

Ia akan mempelajari alasan yang membuatnya mundur dari jabatannya. "Selebihnya saya belum bisa komentar karena saya masih harus mempelajarinya," ujarnya.

Politisi Gerindra yang akrab disapa Sara itu, memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Sikap itu disampaikan Sara melalui tayangan video yang diunggah di akun instagram pribadinya @rahayusaraswati.

"Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada fraksi Partai Gerindra," kata Sara dalam pernyataannya, yang diunggah Rabu (10/9/2025). Langkah ini diambil menyusul pernyataannya yang menyebut rakyat yang meminta lapangan kerja bermental kolonial.

Pernyataan itu sontak mengundang reaksi di jagat media sosial. Dia menjelaskan, bahwa pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah podcast yang ditayangkan di channel youtube pada 28 Februari 2025.

Dalam podcast itu, dia berbicara dengan pembawa acara sekitar 42 menit yang diangkat dalam judul 'Rahayu Saraswati kupas isu perempuan hingga kolaborasi ekonomi kreatif'. "Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apa saja yang saya sampaikan secara menyeluruh, silakan menonton agar mendapatkan konteks dari apa yang saya sampaikan," ujarnya.

Menurutnya, pernyataan itu diambil sepenggal oleh pihak-pihak yang ingin menyulut api amarah masyarakat. Dirinya menegaskan, bahwa tidak ada maksud maupun tujuan dari dirinya untuk meremehkan, bahkan merendahkan upaya dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat, terutama anak-anak muda yang ingin berusaha tetapi menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan.

Sara mengaku paham, bahwa memulai usaha tidaklah mudah. Namun, ia menyadari bahwa dirinya memiliki privilege yang sangat besar dan keluarga termasuk suami yang mendukungnya berusaha.

Maka itu, dia menegaskan kembali pernyataan itu niatnya ingin mendorong entrepreneurship, terutama di zaman transformasi digital yang membuka peluang seluas-luasnya di dunia ekonomi kreatif. "Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan yang masih bisa bertahan hidup. Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya," tutupnya. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.