x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Rakyat Butuh Hunian Layak, Lahan BUMN Bakal Disulap Jadi Perumahan

Editor :

WARTALENTERA-Rakyat butuh hunian layak, lahan BUMN bakal disulap jadi perumahan. Ketua Satgas Perumahan Hashim S Djojohadikusumo mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto memberi instruksi agar seluruh BUMN yang memiliki lahan wajib melaksanakan program perumahan sosial demi mewujudkan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.

Perumahan sosial yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto adalah program pembangunan rumah subsidi untuk rakyat Indonesia. Tujuannya untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat dengan memanfaatkan lahan-lahan BUMN.

Melalui program ini juga, diharapkan akan meluaskan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Apalagi, pemerintah juga siap mengucurkan KUR Perumahan senilai Rp130 triliun untuk mendukung sektor perumahan, baik dari sisi suplai maupun permintaan.

Program ini menyasar masyarakat kecil dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membeli rumah dengan harga terjangkau sesuai gaji yang diterima setiap bulan. Program perumahan sosial ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memperkuat sektor perumahan rakyat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Program ini diharapkan bisa menekan angka kesenjangan (backlog) kepemilikan rumah. Data resmi dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS 2023 menyebutkan backlog perumahan adalah sekitar 9,9 juta unit.

Dasarnya adalah perhitungan jumlah rumah tangga yang belum memiliki rumah. "Perumahan sosial merupakan bukti negara hadir memfasilitasi warga untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal," sebut Hashim di Jakarta, dikutip Kamis (18/9/2025).

Program ini merupakan bukti negara berupaya memenuhi hak asasi manusia (HAM) setiap orang. Memiliki rumah yang layak adalah salah satu hak asasi manusia yang fundamental.

Negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa warga negaranya memiliki akses ke perumahan yang memadai. Ia juga menegaskan, pembangunan perumahan sosial menjadi harapan baru bagi Gen Z untuk memperoleh hunian layak dan terjangkau di kota dengan akses lebih mudah dan strategis.

"Dan di sini juga, ada harapan bagi generasi Z, generasi milenial, angkatan muda yang belum punya rumah atau apartemen yang layak huni," imbuhnya. Menurutnya saat ini terdapat puluhan juta keluarga di Indonesia belum mempunyai rumah atau apartemen hunian yang layak huni.

Sehingga dengan pembangunan 50 ribu unit perumahan sosial pada tahap awal yang akan dibangun pada lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan Kampung Bandan, Kemayoran, Provinsi DKI Jakarta, program itu diproyeksikan menampung hingga 250 ribu jiwa, termasuk masyarakat yang selama ini tinggal di kawasan kumuh atau di luar kota besar. "Dengan proyek ini, dampaknya luar biasa. Dari 50.000 unit perumahan sosial, kita bisa nanti menampung kurang lebih antara 150 ribu sampai 250 ribu lebih jiwa yang saat ini tinggal di luar kota atau di rumah-rumah kumuh, tempat kumuh," yakinnya.

Memiliki rumah yang layak dapat meningkatkan kualitas hidup warga negara, termasuk kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan sosial. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.