x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Kejagung Mulai Usut Kasus Dugaan Korupsi Sritex

Editor :

WARTALENTERA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai membuka penyidikan kasus dugaan korupsi Sritex (PT Sri Rejeki Isman). Dugaan korupsi ini berkaitan dengan pemberian kredit bank ke perusahaan tekstil tersebut.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar di Jakarta, Kamis (1/5/2025). Meski demikian, Kejagung belum menetapkan tersangka untuk kasus dugaan korupsi Sritex ini.

"Masih penyidikan umum terkait pemberian kredit bank," ujarnya.

Harli juga belum dapat mengungkapkan identitas bank yang dimaksud. Menurutnya, perkara korupsi Sritex ini masih bersifat umum.

Karena masih bersifat umum, Harli juga belum menjelaskan detil konstruksi perkaranya. Termasuk soal kerugian negara yang disebabkan kasus ini.

Seperi diberitakan, Sritex merupakan badan usaha yang bergerak di bidang pemintalan, pertenunan, pengecapan/penyempurnaan, dan pembuatan pakaian jadi. Perusahaan didirikan pada 1966.

PT Sritex dinyatakan insolvensi atau dalam keadaan tidak mampu membayar utang. Itu sebabnya, Pengadilan Negeri (PN) Semarang memutuskan tidak ada going concern atau kelangsungan usaha karena beban biaya kerja jauh lebih tinggi dari pendapatan, ditambah masih ada tagihan listrik di lima pabrik.

Perusahaan itu tutup permanen pada 1 Maret 2025. Sebanyak lebih dari 10 ribu pekerja terkena PHK. Di momen tersebut Bos Sritex, Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto atau Wawan, memberi salam perpisahan bagi jajaran direksi dan seluruh pegawai. (inx)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.