x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Berhasil Gagalkan Penyelundupan Komodo, Kapolres Manggarai Barat Rangkul Warga

Editor :

WARTALENTERA - Komodo yang hidup di kawasan Taman Nasional Komodo rupanya tak luput jadi target perburuan. Beberapa kasus penyelundupan komodo sempat dilaporkan dan ditangani Kepolisian Resor Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Munculnya perburuan hewan yang masuk kategori langka dan hampir punah itu, mendorong pihak kepolisian bekerja sama dengan warga. Polres Manggarai Barat pernah menangani kasus penyelundupan satwa dilindungi seekor anak komodo dari Kampung Kerora, Pulau Rinca, kawasan TN Komodo, pada September 2023.

Dalam kasus tersebut, aparat kepolisian menetapkan sebanyak empat orang tersangka yang menangkap anak komodo dan hendak menjualnya ke Bali melalui jalur penyeberangan laut. Berkaca dari kasus tersebut, pihak kepolisian mengimbau dan meminta warga yang tinggal di dalam kawasan Taman Nasional Komodo untuk melapor jika mengetahui kasus perburuan satwa dilindungi di kawasan konservasi tersebut.

"Kalau ada informasi mengenai perburuan, illegal fishing, dan sebagainya, kami mohon informasikan ke kami," kata Kepala Polres Manggarai Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Christian Kadang di Labuan Bajo, melansir antaranews, Rabu (30/10/2024). Kapolres menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan bersama warga tiga desa dalam kawasan TN Komodo, jajaran Balai TN Komodo, dan perusahaan mitra penguatan pengelolaan TN Komodo.

Ia mengatakan partisipasi aktif warga di tiga desa dalam kawasan TN Komodo, yakni Desa Papagarang, Desa Komodo, dan Desa Pasir Panjang, sangat dibutuhkan dalam penanganan dan pencegahan tindak kejahatan dalam kawasan taman nasional itu. "Peran serta masyarakat sangat kami butuhkan, kami sudah titip nomor handphone kepada bapak kepala desa kalau ada informasi pasti akan kami respons," janjinya.

Ia juga menegaskan, aparat penegak hukum akan menindak tegas oknum tidak bertanggung jawab yang melakukan perburuan satwa dan aktivitas ilegal lainnya di TN Komodo demi keberlanjutan ekosistem dan konservasi satwa. "Kedepannya kita harap Labuan Bajo semakin terkenal, bukan hanya kita yang menikmati, tetapi sampai anak cucu kita," harapnya.

Sementara itu, Kepala Balai TN Komodo Hendrikus Rani Siga mengatakan, warga dalam kawasan konservasi memiliki peran sangat strategis dalam menjaga konservasi dalam kawasan sekaligus secara kolektif melakukan pengawasan kawasan konservasi bersama pemerintah.

"Jika ditemukan pelanggaran harap segera dilaporkan kepada petugas," tutupnya. (sic)

Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.