WARTALENTERA – Bingung akhir pekan mau kemana? Buat kamu penikmat seni rupa, kalian wajib jalan-jalan ke museum dan pameran seni rupa keren ini.
Mereka tengah menggelar pameran seni karya seniman Tanah Air, loh! Mau tahu lokasi pamerannya, yuk intip rekomendasi kami berikut ini:
1. Galeri PDS HB Jassin
Galeri PDS HB Jassin menggelar pameran arsip, sebagai apresiasi 100 tahun karya sastrawan asal Sumatera Utara, Sitor Simorang. Jika kamu berkunjung ke sana, ada setidaknya puluhan buku karya sang sastrawan yang berisi prosa, puisi, hingga cerpen.
Selain itu, kita bisa mengenal siapa Sitor Simorang lewat narasi singkat dan foto-foto yang menceritakan perjalanan karirnya sebagai sastrawan legendaris. Pameran itu berlangsung hingga 2 November 2024.
2. Museum Nasional
Dalam rangka pembukaan kembali Museum Nasional usai terjadinya peristiwa kebakaran tahun lalu, digelar pameran di Gedung B. Pameran ratusan karya seni asal Bali Pita Maha yang berupa lukisan, kain motif, dan patung bisa dinikmati hingga 31 Desember mendatang.
Ada juga peninggalan bersejarah di era Diponegoro, beberapa “harta marun” dari Lombok pada abad ke-19, koleksi keris Klungkung, hingga koleksi peninggalan sejarah yang sempat dipamerkan di Museum Delft, Belanda. Semua koleksi ini merupakan warisan budaya yang sebelumnya disimpan di Negeri Paman Sam, hingga akhirnya kembali ke Tanah Air, tahun lalu.
3. Galeri Nasional
Bertempat di Gedung A Galeri Nasional hingga 11 November 2024, pameran seni kolektif dari 45 seniman ternama Indonesia dibuka untuk umum. Karya maestro yang telah berkelana dengan hampir seluruh penjuru dunia itu bisa kamu nikmati, gratis! Sebut saja, karya Affendi Koesoema, Amrus Natalsya, dan Harijadi Sumodidjojo terpampang keindahannya dalam pameran tersebut.
Selain itu, pengunjung juga bisa mengikuti linimasa perjalanan seniman dan karyanya lewat sebuah panel yang menceritakan perjalanan seniman-seniman Indonesia ke penjuru dunia.
Dimulai dari perjalanan Agus Djaya dan Otto Djaya di Belanda pada tahun 1947 untuk berkuliah hingga akhirnya di tahun yang sama mereka menggelar pameran tunggal di Museum Stedelijk. Yang terbaru ada karya Fadjar Sidik dan Dullah yang menjadi bagian dari pameran Venice Biennale yang ke-60 hingga 24 November mendatang.
4. Jakarta Biennale
Digelar rutin tiap dua tahunan, Jakarta Biennale selalu sukses menyedot perhatian pengunjung dan penikmat seni. Tidak hanya lukisan, di sini pengunjung juga dapat melihat karya berupa patung dan ragam kerajinan tangan dari berbagai media seni rupa.
Berlangsung sejak 1 Oktober-15 November 2024, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Biennale ini merupakan hasil kolaborasi kolektif-kolektif seni di Jakarta yang tergabung di dalam Majelis Jakarta. Dalam perhelatan ke-50 ini, Jakarta Biennale mengangkat tema “Ruang Bersama”.
Menariknya, pameran seni ini tidak hanya menampilkan seni lukisan. Tapi juga banyak karya mixed media yang tersaji di 12 galeri seni Taman Ismail Marzuki yang pusatnya di Galeri Emiria Soenassa.
5. Pameran Seni Kontemporer (ICAD)
Pameran Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD) menjadi pilihan jika kamu mau melihat karya seni yang interaktif dan unik. Pameran ini memperlihatkan eksplorasi persinggungan antara seni dan desain dengan disiplin ilmu lainnya.
ICAD edisi ke-14 ini mengambil tema ‘UNEXPECTED’ yang menyoroti realitas tak terduga yang terjadi dalam masyarakat kita di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Selain itu, para partisipan juga diajak untuk menggali sudut pandang alternatif dan terlupakan yang tergilas narasi-narasi dominan di ruang sosial-politik, lingkungan, dan budaya.
Pameran ini dapat dikunjungi secara gratis pada 10 Oktober – 10 November 2024 di Hotel Grandkemang, Jakarta Selatan yang dimulai pukul 10.00 – 20.00 WIB. So, jangan lupa mampir ya. (sic)


