WARTALENTERA – Kalau kalian tengah melakukan perjalanan umrah atau haji, jangan lupa main ke kota Thaif. Kota yang erat dengan sejarah Islam jaman Rasulullah itu unik, mulai dari pemandangan gunung batu hingga madu yang diklaim terbaik di dunia. Belum lama ini penulis sempat berjalan-jalan ke Thaif.
Kota Thaif dapat dicapai dengan mobil hanya dua jam. Biasanya, biro perjalanan umrah selalu memasukkan rekreasi ke Thaif di akhir perjalanan. Thaif terletak di barat Arab Saudi, sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Makkah, berada di ketinggian ±1.700 meter di atas permukaan laut.
Suasana di Thaif mirip-mirip Puncak atau Bogor, namun tidak sedingin Bromo atau Dieng di Indonesia. Yah, sejuk dan relatif lebih dingin dibandingkan kota-kota sekitar Hijaz. Karena berada di dataran tinggi, Thaif dikenal sebagai ‘kota musim panas’ Arab Saudi. Penduduknya juga tidak banyak, sekitar 1,2 juta jiwa.
Dari sisi sejarah, Thaif punya sejarah penting dalam Islam. Rasulullah pernah datang ke Thaif untuk berdakwah, namun awalnya ditolak penduduknya. Namun kemudian banyak penduduk Thaif yang masuk Islam setelah Fathu Makkah.
Thaif dikenal juga sebagai ‘kota madu’ karena mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani madu dan buah-buahan seperti ceremai, anggur, dan delima. Pada era modern, kota ini berkembang sebagai pusat pertanian, perdagangan, dan pariwisata domestik.

Madu khas Thaif, Arab Saudi, terkenal berkualitas tinggi, memiliki rasa unik, dan berkhasiat, sering dianggap salah satu yang terbaik di Arab Saudi. Diproduksi di wilayah pegunungan yang sejuk, madu ini menjadi buah tangan populer bagi jemaah haji/umrah. Jenis yang paling umum diproduksi meliputi madu Talh dan Sidr.
Keunggulan madu Thaif :
- Kualitas & Rasa: Diproduksi dari nektar bunga di pegunungan, terutama akasia (Talh) dan Sidr, menghasilkan tekstur dan rasa yang khas.
- Kesehatan: Dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.
- Produk Lokal: Selain mawar dan anggur, madu adalah komoditas pertanian unggulan dari kota pegunungan Thaif.
Saat berkunjung, madu sering dijajakan langsung di pinggir jalan atau pasar tradisional, menarik perhatian jemaah Indonesia karena keasliannya.
Madu yang paling terkenal dan khas dari wilayah Thaif, Arab Saudi, adalah Madu Sidr (Sidr Honey). Madu itu dihasilkan oleh lebah yang menghisap nektar dari pohon Sidr (Bidara) yang banyak tumbuh di pegunungan Thaif.
Madu-madu itu dikenal berkualitas tinggi, memiliki cita rasa unik, serta manfaat kesehatan yang baik, menjadikannya oleh-oleh khas yang populer bagi jemaah. Jadi, jangan lupa berkunjung ke Thaif ya! (vit)


