WARTALENTERA – Pasangan Cagub Cawagub Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno telah mendeklarasikan kemenangan satu putaran di Pilkada Jakarta 2024. Pramono mengaku sudah melihat hasil real count dan penghitungan formulir C terbaru yang memenangkan pasangan nomor urut 3.
“Alhamdulillah dengan penuh syukur dan terima kasih, kami bisa mendeklarasikan bahwa pasangan calon nomor urut 3 telah memenangkan kontestasi pemilihan gubernur Jakarta dalam satu putaran,” kata Pramono saat konferensi pers di Cipete Selatan, Jakarta Selatan, dikutip Jumat (29/11/2024).
Mantan Sekretaris Kabinet itu mengatakan telah mendapatkan 50 persen lebih 2.943 suara di Pilkada Jakarta, sehingga jika merujuk Undang-Undang Provinsi Daerah Khusus Jakarta Pasal 10 Ayat 2, itu sudah menjadi dasar kemenangan.
Adapun Pasal 10 Ayat 2 itu mengatur bahwa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang memperoleh suara lebih dari 50 persen ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih. Jika tidak ada pasangan calon yang memperoleh suara lebih dari 50 persen, dilakukan pemilihan gubernur putaran kedua yang diikuti oleh dua pasangan calon peraih suara terbanyak satu dan dua.
Merujuk hasil real count yang dibacakan Pramono saat konferensi pers, disebutkan bahwa pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono mendapat 1.718.408 suara atau 39,40 persen. Pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana mendapatkan 459.283 suara atau 10,53 persen.
Sedangkan pasangan nomor urut 3 Pramono-Rano Karno mendapatkan 2.183.577 suara atau 50,07 persen. Namun demikian, Pramono tetap menunggu pengumuman resmi hasil rekapitulasi manual dari Komisi Pemilihan Umum atau KPU sebagai penyelenggara.
Ia juga berpesan kepada penyelenggara Pilkada untuk transparansi dan terbuka dalam mengelola suara yang masuk kepada pasangan calon nomor urut 3. Terkait hal itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta Wahyu Dinata menyebut, jika ada pasangan cagub-cawagub yang menyatakan deklarasi kemenangan, hal itu merupakan hak dari pasangan calon.
Meski demikian, kata ia, hasil Pilkada Jakarta 2024 yang valid atau sah hanya yang dikeluarkan KPU. “Kalaupun nanti ada pasangan calon (nomor urut) 1, 2 , dan 3 memiliki versi mereka masing-masing, tentu saja versi yang valid itu adalah versi dari KPU,” tegasnya.
Siap Rangkul Dharma-Kun
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno juga menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Dharma Pongrekun-Kun Wardana demi membangun Jakarta yang lebih baik. Bendahara Tim Pemenangan Pramono-Rano, Charles Honoris mengungkapkan, bahwa kolaborasi lintas paslon sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di ibu kota.
Charles juga memuji Dharma Pongrekun sebagai sosok yang memiliki kepedulian mendalam terhadap warga Jakarta. “Pak Dharma adalah figur yang patriotik dan mencintai warga Jakarta. Prinsipnya sangat sejalan dengan visi kami,” pujinya. (sic)


