WARTALENTERA- Indonesia akan menjamu Jepang dalam laga lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 grup C zona Asia, Jumat (15/11/2024) malam nanti. Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menjadi saksi bagaimana bentrok pasukan Garuda vs Samurai Biru di lapangan hijau.
Laga kali ini tidak akan mudah. Seperti diketahui, tuan rumah Indonesia kini berada di peringkat kelima klasemen sementara grup C dengan tiga poin dari empat pertandingan. Sementara tim tamu (Jepang) berada di puncak klasemen dengan 10 poin dari empat pertandingan mereka.
Laga nanti bakal jadi ujian berat bagi skuad Merah Putih untuk mendapatkan kemenangan pertama di babak ketiga ini. Namun, ada janji menyentuh kalbu yang diinginkan Shin Tae Yong dan seluruh punggawa Merah Putih.
Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, hasil pertandingan tidak ada yang bisa menebak. “Tidak ada yang tahu pastinya, itulah plan pertandingan dari saya,” ucap Shin Tae Yong.
Di atas kertas, Jepang lebih diunggulkan dibandingkan pasukan Garuda, baik dari segi ranking FIFA maupun kualitas pemain. “Daripada memberikan tekanan kepada para pemain, saya membiarkan pemain fokus pada pertandingan. Para pemain kita saat ini juga sudah lebih fokus,” sambungnya.
Sebatas informasi, Jepang sudah mengumpulkan para pemainnya sebanyak 27 orang dan latihan bersama. Tampak beberapa pemain bintangnya yang telah berkarier di klub Eropa juga hadir. Di antaranya, Takumi Minamino (AS Monaco), Takefusa Kubo (Real Sociedad), lalu ada Takehiro Tomiyasu (Arsenal), Wataru Endo (Liverpool), dan Kaoru Mitoma (Brighton).
Sementara pasukan Shin Tae Yong kedatangan amunisi baru yakni Kevin Diks. Pemain Copenhagen itu diharapkan mampu menjadi pengganti Mees Hilgers di lini pertahanan Garuda.
Pasalnya, Mees Hilgers harus absen membela timnas Indonesia karena mengalami cedera saat membela klubnya, FC Twente. Shin Tae Yong yang telah menangani tim sejak 2020, memulai putaran ketiga mereka dengan mencatat hasil imbang yang meningkatkan moral melawan Arab Saudi (1-1) dan Australia (0-0).
Rekor tak terkalahkan mereka berakhir pada pertandingan terakhir, di mana, meski mendominasi permainan dengan penguasaan bola 76% dan melepaskan 14 tembakan berbanding lima tembakan milik lawan, China menang dengan skor 2-1, yang membuat Indonesia masih mencari kemenangan pertamanya di grup. Hasil tersebut membuat Indonesia tidak hanya masih mencari kemenangan perdananya tetapi juga tertahan di posisi kelima, tertinggal dua poin dari tiga tim di atas mereka.
Sehingga setiap poin menjadi vital dalam upaya mereka menjaga impian Piala Dunia tetap hidup. Sang pelatih berharap, timnya dapat bangkit dari kekalahan baru-baru ini dan mulai menanjak di klasemen grup.
Tapi sayang, mereka menghadapi tantangan berat di jeda internasional, dengan pertandingan melawan pemuncak grup, Jepang dan Arab Saudi. Jepang menjadi salah satu tim yang menonjol pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia, tetap tidak terkalahkan.


