x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Kenaikan Dana Parpol Diminta Harus Realistis

Editor :

WARTALENTERA-Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menegaskan bahwa usulan kenaikan bantuan keuangan untuk partai politik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) perlu mempertimbangkan kemampuan keuangan negara. Menurutnya, kenaikan tersebut tidak bisa dilakukan secara drastis dan harus melalui pertimbangan matang.

"Tentu tidak bisa sekaligus langsung banyak, ya bertahap tidak jadi masalah. Tapi kita harus lihat dulu kesanggupan negara berapa," kata Bahtra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (23/5/2025).

Saat ini, nominal bantuan keuangan untuk partai politik masih berada di angka Rp1.000 per suara, yang dinilai belum mencukupi kebutuhan operasional partai. Bahtra menyebutkan bahwa nominal tersebut idealnya dinaikkan, namun harus tetap disesuaikan dengan kondisi keuangan negara agar tidak membebani APBN.

Kaderisasi Butuh Biaya Besar

Bahtra juga menyoroti pentingnya peran partai politik dalam proses demokrasi. Ia menyebutkan bahwa partai politik adalah pintu masuk untuk mencetak pemimpin di berbagai level pemerintahan. Untuk menjalankan fungsi kaderisasi dengan optimal, partai tentu membutuhkan biaya besar. "Kita ingin partai politik menjalankan fungsinya dengan bagus. Apa itu fungsinya? Melakukan kaderisasi. Untuk itu tentu dia butuh biaya," ujarnya.

KPK Dorong Pendanaan Parpol dari APBN

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Wakil Ketuanya, Fitroh Rohcahyanto, mengusulkan agar partai politik mendapatkan dukungan dana yang signifikan dari APBN. Usulan ini menjadi salah satu strategi KPK dalam upaya pemberantasan korupsi di tanah air. "KPK memberikan rekomendasi agar pendanaan terhadap partai politik itu berasal dari APBN," jelas Fitroh dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/5/2025).

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan biaya yang besar sering kali membuat partai politik atau kandidat mengambil jalan pintas, sehingga membuka celah korupsi. Pendanaan yang cukup dan transparan dinilai penting untuk membangun sistem politik yang bersih dan akuntabel.

Evaluasi Perlu Dilakukan Bertahap

Bahtra Banong menekankan bahwa meskipun ide peningkatan dana bantuan parpol dari KPK sangat bagus, tetap harus dikaji secara bertahap dan bijaksana. Ia menyatakan bahwa usulan semacam ini harus dikaji ulang dengan memperhatikan realitas keuangan negara agar implementasinya tidak membebani fiskal nasional. (kom)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.