WARTALENTERA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjadi warga kehormatan Korps Marinir TNI Angkatan Laut dalam puncak HUT ke-80 Marinir. Jenderal Agus mendapatkan Brevet Kehormatan Intai Para Amfibi dan antiteror aspek laut Korps Marinir.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) telah berdedikasi kepada negara selama 80 tahun terakhir. “Korps Marinir yang lahir pada tanggal 15 November 1945, selama 80 tahun telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Agus saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Marinir di Markas Komando Marinir Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025).
Menurut Agus, Korps Marinir TNI AL selalu hadir di garda terdepan setiap palagan, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Agus menyinggung soal Presiden Prabowo yang melantik tiga Panglima Pasukan Elite TNI, salah satunya Korps Marinir TNI AL, pada Minggu (10/7/2025) lalu.
Untuk pertama kalinya, ketiganya dipimpin oleh jenderal bintang tiga dan menyandang sebutan “Panglima”, menggantikan istilah “Komandan” yang selama ini digunakan. “Dengan adanya validasi organisasi tersebut, saya berharap Korps Marinir menjadi lebih andal dan profesional dalam melaksanakan tugas maupun pengabdian kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.
Mari terus perkuat, tambah Agus, ikatan antara Marinir dan rakyat sehingga semangat Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama rakyat membangun Indonesia maju dapat terwujud dalam setiap langkah dan misi yang diemban.
Sayang, di awal-awal pemberian gelar kehormatan tersebut, seorang prajurit penerjun payung Marinir mendarat tidak mulus, namun berhasil selamat. Saat ini, prajurit tersebut telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Marinir Cilandak.
Terpisah, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Tunggul mengungkap kondisi prajurit tersebut. Saat ini, prajurit tersebut dalam keadaan sehat akibat mengalami cidera pada bagian kaki tanpa luka serius.
“Alhamdulillah, penerjun Marinir TNI AL tidak ada masalah, dan tidak mengalami luka serius, hanya cidera pada otot kaki,” kata Tunggul, Senin (17/11/2025).
Adapun dari tayangan YouTube TNI Angkatan Laut, peristiwa ini terjadi ketika pelaksanaan upacara HUT ke-80 Korps Marinir. Dari rangkaian acara upacara, Jendral TNI Agus Subiyanto didampingi Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI Endi Supardi awalnya dipersilakan untuk menuju mimbar kehormatan. Sebab Agus akan diangkat sebagai warga Kehormatan Korps Marinir.
Selain itu, Jenderal Agus juga dianugerahi Brevet Kehormatan Intai Para Amfibi dan antiteror aspek laut Korps Marinir. Tampak sebelum diangkat, terdapat aksi spektakuler dari prajurit dengan terjun payung dari helikopter.
Sang penerjunan diketahui membawa baret ungu kebanggaan Korps Marinir yang akan diberikan kepada Agus. Akan tetapi terjadi sedikit permasalahan yang membuat penerjun mengalami pendaratan yang tidak mulus. Meski begitu, penyerahan baret tetap dilakukan dan acara kembali dilanjutkan. (vit)


