warta lentera great work
spot_img

Dirintis Sejak 2018, SMKN 15 Tangerang Akhirnya Diresmikan

Di sekolah ini akan dibuka dua jurusan pendidikan vokasi, yaitu keahlian bisnis digital dan kuliner.

WARTALENTERA – Dirintis sejak 2018, SMKN 15 Tangerang akhirnya hari ini diresmikan. Peresmian sekolah menengah kejuruan negeri yang berada di Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong, penandatanganan prasasti, serta pengguntingan pita oleh Gubernur Banten Andra Soni, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo, dan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah.

Andra Soni juga sempat meninjau ruang-ruang di SMKN 15 Tangerang. Di sekolah ini akan dibuka dua jurusan pendidikan vokasi, yaitu keahlian bisnis digital dan kuliner.

Dalam sambutannya, Andra Soni mengaku bersyukur bisa meresmikan SMKN 15 Kabupaten Tangerang. Ia mengungkapkan pendirian sekolah tersebut telah dirintis sejak tahun 2018. Ia berharap SMKN 15 bisa membantu mengatasi masalah pemerataan pendidikan.

“Alhamdulillah, saat ini diresmikan,” katanya di acara peresmian SMKN 15 Tangerang, Rabu (7/5/2025).

Andra Soni menyebut SMKN 15 Tangerang sebagai hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, DPRD Provinsi Banten, dan masyarakat Cisauk. Ia meyakini dengan kolaborasi, kemajuan yang adil dan merata bisa tercapai.

“Syaratnya, tidak korupsi,” ujarnya menegaskan.

Andra juga menyinggung soal program sekolah SMA/SMK/SKh swasta gratis. Program tersebut diharapkan mampu memberikan kesempatan yang adil bagi anak-anak di Provinsi Banten untuk mendapatkan pendidikan.

“Sehingga, Provinsi Banten memiliki sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas,” ujarnya.

Terkait penerimaan siswa baru 2025 di sekolah negeri, Andra Soni berpesan kepada seluruh aparatur pendidikan dan komponen masyarakat untuk tidak melakukan praktik titip-menitip.

“Titip-menitip adalah awal dari perilaku korupsi,” kata Andra.

“Kepala sekolah harus tegas. Banten maju, adil, dan merata pembangunannya bisa tercapai. Syaratnya, tidak korupsi,” ujarnya. (inx)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular