WARTALENTERA-Banjir landa sejumlah titik di Tangerang Raya, mulai dari Tangerang Selatan, Kota Tangerang, hingga wilayah Kabupaten Tangerang, merata dari ruas jalan hingga ke pemukiman warga. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang mengatakan, beberapa wilayah terdampak yakni Kelurahan Paku Jaya, Pakulonan, Pondok Jagung, Jalan Raya Serpong, dan Perumahan Griya Sutera, dengan ketinggian air bervariasi.
Salah satu titik yang paling terdampak yakni salah satu perumahan di Kelurahan Paku Alam, Kecamatan Serpong Utara. Ketinggian banjir mencapai 50 cm.
Berdasarkan laporan warga, debit air mulai naik setelah hujan deras mengguyur, Minggu (6/7/2025). Total, ada 275 rumah di kawasan tersebut yang tergenang banjir.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga untuk memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara saat mereka membutuhkan. Tugas kemanusiaan adalah bagian dari panggilan hati personel Polri,” kata Victor kepada wartawan, Minggu (6/7/2025).
Hingga kini, Senin (7/7/2025), pihak kepolisian masih siaga di lokasi kejadian. Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada dan melapor jika membutuhkan bantuan saat bencana banjir melanda.
Hujan deras sejak siang hingga sore hari kemarin, juga mengakibatkan sejumlah wilayah di Kota Tangerang tergenang banjir. Genangan air dengan ketinggian bervariasi terjadi di beberapa titik pemukiman warga dan ruas jalan utama, yang berdampak pada aktivitas masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kota Tangerang melalui seluruh petugas gabungan, mulai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait seperti Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan bergerak cepat melakukan upaya penanganan. Tim gabungan langsung dikerahkan, salah satunya di lokasi terparah yaitu Kunciran Indah, Kecamatan Pinang dengan ketinggian 120 cm.
Mereka, mulai melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Penyedotan air melalui DPUPR dengan pompa portabel juga dilakukan di sebelah Asrama Haji, Kecamatan Cipondoh yang tergenang dengan ketinggian 60 cm.
“Kami sudah menyiagakan seluruh personel sejak dini, dan saat ini tim terus bekerja di lapangan. Sejauh ini, tercatat ada 14 titik genangan dan banjir. Mulai dari Kecamatan Pinang, Karang Tengah, Cipondoh, Pinang dan Kecamatan Periuk,” ungkap Plt Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar, Minggu (6/7/2025).
“Tertinggi di Kunciran Indah dengan ketinggian 120cm dan lainnya 20 cm hingga 80 cm. Saat ini petugas banyak fokus di wilayah Kunciran Indah, Kecamatan Pinang,” tambahnya.
Saat ini, Dinkes Kota Tangerang juga sudah bersiaga dengan Posko Kesehatan di wilayah Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh dan juga wilayah Kunciran Indah, Kecamatan Pinang. “Dinsos juga sudah bergerak mempersiapkan seluruh bantuan permakanan dan logistik, untuk para warga yang terdampak. Khususnya mereka yang terdata mengungsi,” jelasnya.
Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera melapor ke call center BPBD di nomor 112. Upaya penanganan akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah kembali aman dan kondisi normal kembali. (sic)


